Tips Menyusui Bayi Dengan Botol

https://www.infokeperawatan.comApabila Anda memberi susu formula botol pada bayi Anda,jangan menyandarkan botol, dan meninggalkan bayi anda sendiri. Bayi yang tinggal sendiri dengan botol dapat menyembur dan tersedak.

Sangatlah penting bagi bayi anda untuk merasakan kedekatan dengan digendong setiap kali dia diberi susu.

Apabila pemberian makanan membutuhkan waktu yang lama karena bayi merasa terganggu, memberikanya susu diruangan yang temaram dan tenang dapat membantunya. Anggota keluarga yang lain mungkin juga bisa memberikan susu padanya.

Ketika bayi Anda meminum susu sembari berbaring telentang, susu bisa masuk ke dalam saluran yang terdapat diantara kerongkongan dan telinga, yaitu saluran yang disebut saluran eustachian.

Susu formula ini dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan bakteri dan menyebabkan infeksi pada telinga bayi anda, yang bisa melukai pendengaran bayi Anda.

Apabila bayi tertidur dengan botol masih berada di dalam mulutnya, gula yang terkandung dalam susu dapat merusak gigi barunya dan menyebabkan kondisi yang disebut pembusukan gigi pada masa awal kanak-kanak (baby bottle mouth).

Soda, limun, jus, dan minuman lain yang mengandung gula tidak seharusnya diberikan pada bayi. Anak-anak memang akan kehilangan gigi susu mereka nantinya, tetapi tidak akan ada jarak waktu yang terlalu jauh dengan pertumbuhan gigi permanennya. Untuk amannya, jangan menidurkan bayi dengan botol dimulutnya.

Apakah Bayi Memerlukan Air?

Air susu ibu dan susu formula memiliki jumlah air yang dibutuhkan bayi disemua kondisi normal. Bila bayi anda demam, muntah, atau mengalami diare, maka mungkin dibutuhkan cairan tambahan. Tanyalah dokter anda. Dia akan menyarankan anda untuk mengunakan cairan khusus (larutan elektrolit).