Telinga Mempengaruhi Keseimbangan Dan Pusing

https://www.infokeperawatan.comKelainan sistem keseimbangan dan vestibuler mengenai lebih dari 30 juta orang Amerika yang berusia 17 tahun keatas dan mengakibatkan lebih dari 100.000 patah tulang panggul pada populasi lansia setiap tahun.

Keseimbangan badan dipertahankan oleh keseimbangan otot dan sendi tubuh (sistem proprioseptif), mata (sistem visual), dan labirin (sistem vestibuler).

Ketiganya membawa informasi mengenai keseimbangan, atau, ke otak (sistem serebelar) untuk koordinasi dan presepsi korteks serebelar.

Otak tentu saja mendapat asupan darah dari jantung dan sistem arteri. Satu gangguan pada salah satu daerah ini seperti arteriosklerosis atau gangguan penglihatan, dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan.

Aparatus vertibularistelinga tengah memberi umpan balik mengenai gerakan dan posisi kepala, mengkoordinasikan semua otot tubuh, dan posisi mata selama gerakan cepat atau gerakan kepala.

Istilah pusing sering digunakan pada pasien dan pemberi perawatan kesehatan menggambarkan setiap gangguan sensasiorientasi ruang, namun, merupakan istilah tidak spesifik dan tidak bisa menggambarkan dengan jelas.

Karena gangguan keseimbangan adalah sesuatu yang hanya bisa dirasakan oleh pasien, maka penting untuk menentukan gejala apa yang sebenarnya yang dirasakan oleh pasien.

Vertigo didefinisikan sebagai halusinasi atau ilusi gerakan; gerakan seseorang atau lingkungan seseorang yang dirasakan.

Kebanyakan orang yang menderita vertigo menggambarkan rasa berputar atau seolah-olah benda berputar mengitarinya.

Vertigo adalah gejala klasik yang dialami ketika terjadi disfungsi yang cukup cepat dan asimetris sistem vestibuler perifer (telinga dalam).

Ataksia adalah kegagalan koordinasi muskuler dan dapat terjadi pada pasien dengan penyakit vestibuler.

Sinkope ,pingsan, dan kehilangan kesadaran bukan merupakan bentuk vertigo, juga bukan karakteristik masalah telinga; biasanya justru menunjukan adanya penyakit sistem kardiovaskuler.