Petunjuk Umum Keperawatan Pasien Sensitif Alergi

 

 

https://www.infokeperawatan.comBeberapa petunjuk umum bagi mereka yang sensitive terhadap debu dan kapang dirumah mencakup hal-hal berikut ini:

 

1.       Mencoba mempertahankan lingkungan yang bebas debu, khususnya ditempat tidur:

 

a.    Mengurangi isi kamar sesedikit mungkin ; tanggalkan gorden serta tirai dan gantikan dengan  skrin yang ditarik.

 

b.      Keluarkan karpet; cuci lantai dan papan alas rumah, bersihkan debunya dan gunakan alat vakum setiap hari. Lantai dari kayu atau keramik lebih disukai daripada karpet atau permadani.

 

c.       Gantikan perabotan yang sarat hiasan kayu sehingga mudah berdebu.

 

d.      Hindari seprei yang berbulu, mainan yang berbulu, bantal atau guling dari kapuk; gantikan dengan bahan katun yang mudah dicuci.

 

e.       Tutupi kasur dengan tutup tempat tidur (bedcover) hipoallergen yang bisa dikancing dengan ritsleting agar terpasang dengan pas

 

f.       Hindari penggunaan kain yang menimbulkan gatal

 

2.  Di dalam rumah sebagai satu kesatuan , kurangi debu dengan mengikuti praktik berikut ini:

 

a.       Gunakan uap panas atau air panas untuk pemanasan ketimbang udara panas.

 

b.      Gunakan alat penyaring udara atau pengatur suhu udara.

 

c.       Kenakan masker jika ingin membersihkan rumah

3.  Untuk pasien yang sensitive terhadap tepung sari (pollen) atau kapang (mold), kurangi kontak dengan cara:

 

a.       Menentukan saat pollen mencapai jumlah tertinggi; kurangi kontak pada saat-saat ini.

 

b.      Menghindari gudang jerami, gulma, dedaunan kering dan rumput yang baru dipotong.

 

c.       Kenakan masker pada saat kemungkinan kontak meningkat (mis.dalam cuaca yang berangin, pada saat memotong rumput).

 

d.      Mencari tempat yang ber-AC ketika musim alergi mencapai puncaknya.

 

e.       Meminum antihistamin sesuai dengan resep dokter

 

f.       Menghindari obat semprot dan parfum; menggunakan kosmetik yang hipoalergen.

4. Menentukan makanan khusus yang dapat menimbulkan masalah. Hindari makanan yang tampaknya menyebabkan masalah selama suatu periode waktu. Dengan cara mencoba, kita dapat menyusun daftar makanan yang perlu dihindari. Contohnya adalah ikan, biji-bijian, telur dan cokelat.