Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Individu: Tahap Pra Interaksi

Sebelum bertemu dengan pasien saudara perlu mengevaluasi diri tentang kemampuan yang saudara miliki. Jika saudara merasa tidak siap maka saudara perlu membaca kembali, diskusi dengan teman sekelompok atau dengan tutor. Jika saudara telah siap, maka saudara membuat rencana interaksi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu : evaluasi diri, penetapan perkembangan interaksi dan rencana interaksi.

a. Evaluasi diri
Beberapa pertanyaan yang dapat membantu saudara mengevaluasi diri:
• Apa pengetahuan yang saya miliki tentang keperawatan jiwa?
• Apa yang saya ketahui tentang latar belakang sosial budaya pasien?
• Apa yang akan saya ucapkan saat bertemu dengan pasien?
• Bagaimana respons saya selanjutnya jika pasien diam, menolak, marah, atau inkoheren?
• Bagaimana pengalaman interaksi saya dengan pasien?
• Apakah ada kegagalan saya berinteraksi dengan pasien?
• Jika ada, lakukan koreksi dengan cara membaca cara-cara berhubungan dengan pasien, konsultasi dengan tutor, diskusi dengan teman sekelompok.
• Bagaimana tingkat kecemasan saya?
• Jika cemas ringan, laksanakan interaksi.
• Jika cemas sedang sampai berat, konsultasi dengan tutor dan tunda kontak
dengan pasien sampai saudara dapat mengatasi kecemasan.

b. Penetapan perkembangan interaksi dengan pasien.
Beberapa pertanyaan berikut dapat digunakan untuk menetapkan tahap perkembangan interaksi dengan pasien.
• Apakah saat ini pertemuan/kontak pertama?
• Apakah pertemuan lanjutan?
• Apa tujuan pertemuan ini? Pengkajian / observasi / pemantauan / tindakan keperawatan / terminasi?
• Apa tindakan yang akan saya lakukan?
• Bagaimana cara melakukannya?
Setelah saudara tetapkan status interaksi yang akan dilaksanakan, maka saudara perlu membuat rencana interaksi.

c. Rencana interaksi

• Siapkan rencana percakapan yang akan saudara lakukan pada saat berinteraksi dengan pasien
• Tehnik komunikasi apa yang akan saudara ucapkan, kaitkan dengan tujuan saudara melakukan interaksi dengan pasien. Hal ini berhubungan dengan tahapan interaksi yang akan dilakukan.
• Tehnik observasi apa yang perlu saudara lakukan selama berhubungan dengan pasien.
• Apa langkah-langkah tindakan keperawatan yang akan saudara lakukan
• sesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)