Pemeriksaan Penunjang Bartolinitis dan Kista Bartolini

Kista BartoliniKista kelenjar Bartolini atau abses Bartolini dapat didiagnosis melalui pemeriksaan ginekologik pada pelvis. Pemeriksaan penunjang.yang dapat dilakukan adalah:

– Pemeriksaan gram untuk membedakan bakteri penyebab.

– Pemeriksaan dengan menggunakan apusan darah tepi untuk melihat ada atau tidak leukositosis.

– Pemeriksaan kultur jaringan dibutuhkan untuk mengidentifikasi jenis bakteri penyebab infeksi dan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi akibat penyakit menular seksual seperti Gonorrhea dan Chlamydia. Untuk kultur, diambil swab dan abses atau daerah lain seperti serviks. Hasil tes ini baru dapat dilihat setelah 48 jam kemudian, tetapi hal ini tidak menunda pengobatan. Dan hasil tes ini dapat diketahui apakah antibiotik perlu diberikan.

– Biopsi dianjurkan untuk perempuan yang berisiko mengidap tumor pada kelenjar Bartolini. Biopsi dapat dilakukan jika dicurigai terjadi keganasan pada:

* Penderita > 40 tahun.

* Kegagalan penyembuhan dengan pengobatan yang teratur

* Ada riwayat menderita keganasan labial.

* Kronik dan/atau tidak nyeri sama sekali.