Memberi Pendidikan kepada Pasien dan Perawatan di Rumah

https://www.infokeperawatan.comPasien mungkin tidak memahami proses perjalanan penyakitnya dan program terapi yang dijalaninya. Mereka perlu mengutarakan dengan kata-kata keprihatinan mereka dan mengajukan pertanyaan.

Mereka memerlukan jawaban yang akan memberikan makna pada saat mereka sudah berada di rumah dan menangani sendiri perawatan diri mereka.

Rasa nyeri, keletihan dan depresi dapat mempengaruhi kemampuan pasien untuk belajar dan harus diatasi dahulu sebelum memulai suatu program pendidikan.

Berbagai strategi pendidikan dapat digunakan menurut dasar pengetahuan pasien sebelumnya, tingkat perhatian, derajat kenyamanan, pengaruh-pengaruh sosial atau budaya dan kesediaan pasien untuk belajar.

Perawat mengajarkan pasien tentang penatalaksanaan penyakit yang mendasar, obat-obatan dan adaptasi yang diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan gaya hidup pasien.

Inflamasi yang persisten dan aktivitas autoimun akan membawa kerusakan pada sendi dan jaringan. Karena supresi respons autoimun ini memerlukan pemakaian preparat antireumatik yang bekerja lambat serta bersifat anti-inflamasi dan preparat imunosupresi, maka kepada pasien harus diajarkan tentang obat-obat yang akan diresepkan, termasuk rasional, efek samping, penggunaan obat secara mandiri dan prosedur pemantauan yang diperlukan.

Perawat mengkaji berbagai rintangan untuk mematuhi dan membuat rujukan yang tepat. Karena banyak obat untuk menekan inflamasi harus diberikan lewat suntikan, perawat dapat memberikan obat tersebut kepada pasien atau mengajarkan kepadanya prosedur menyuntik sendiri, kontak yang sering ini memungkinkan perawat untuk menekankan teknik penatalaksanaan penyakit lain.

Pada saat hospitalisasi, pasien dianjurkan untuk mempraktikkan keterampilan manajemen-mandiri yang baru dengan dukungan dari pemberi perawatan dan orang terdekat. Perawat kemudian menekankan keterampilan penatalaksanaan penyakit selama setiap kontak dengan pasien.