Makan Daging Merah Berisiko Bagi Kesehatan

Mengkonsumsi daging merah memang terbukti berisiko bagi kesehatan. Bagi penikmat daging, kabar ini tentu adalah kabar buruk. Tapi ada solusinya, yaitu mengganti produk daging merah dengan daging unggas. Nutrisi dalam daging unggas dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung koroner. Nutrisi alami yang terkandung dalam daging kalkun dan ayam, serta beberapa jenis ikan dan kerang. Temuan menunjukkan bahwa tingginya asupan taurin berkaitan dengan penurunan risiko jantung pada wanita yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Namun pengaruhnya tidak terlihat pada wanita dengan kadar kolesterol yang rendah. Ada sedikit informasi yang tersedia tentang taurin. Temuan kami sangat menarik.

Taurin alami berefek melindungi jantung pada wanita yang memiliki kolesterol tinggi. Penyakit jantung koroner juga dikenal sebagai penyakit arteri koroner. Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan plak atau penyumbatan pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke jantung. Penelitian telah membuktikan bahwa faktor gizi merupakan faktor risiko yang paling penting dalam perkembangan penyakit ini. ara peneliti mengukur kadar taurin dalam sampel serum yang dikumpulkan pada tahun 1985 sebelum para peserta terserang penyakit. Sebanyak 223 orang peserta meninggal karena jantung koroner pada tahun 1986 sampai 2006. Para peneliti kemudian membandingkan sampel dari peserta yang meninggal tersebut dengan kadar taurin dari 223 orang peserta tanpa riwayat penyakit jantung yang dikumpulkan pada waktu yang sama.

Hasil perbandingan ini mengungkapkan bahwa taurin tidak melindungi peserta dari jantung koroner secara keseluruhan. Namun, di antara wanita dengan kolesterol tinggi, wanita dengan kandungan taurin 60 persen lebih rendah lebih mungkin meninggal karena jantung koroner dalam penelitian ini. Ini merupakan kemungkinan yang menarik. Jika temuan ini dikonfirmasi penelitian lainnya, mungkin kita bisa menunjukkan bahwa orang dengan kolesterol tinggi sebaiknya lebih banyak mengkonsumsi unggas.