Kelenjar Keringat Pada Kulit

https://www.infokeperawatan.comKelenjar sebasea berkaitan dengan folikel rambut. Saluran ke luar (duktus) kelenjar sebasea akan mengosongkan sekret minyaknya ke dalam ruangan antara folikel rambut dan batang rambut.

Untuk setiap lembar rambut terdapat sebuah kelenjar sebasea yang sekretnya akan melumasi rambut dan membuat rambut menjadi lunak serta lentur.

Kelenjar keringat ditemukan pada kulit sebagian besar permukaan tubuh. kelenjar ini terutama terdapat pada telapak tangan dan kaki.

Hanya glans penis, bagian tepi bibir (margo labium oris), telinga luar dan dasar kuku yang tidak mengandung kelenjar keringat. Kelenjar keringat dapat diklasifikasikan lebih lanjut menjadi dua kategori, yaitu: kelenjar ekrin dan apokrin.

Kelenjar ekrin ditemukan pada semua daerah kulit. Saluran keluarnya bermuara langsung ke permukaan kulit. Kelenjar apokrin berukuran lebih besar, dan berbeda dengan kelenjar ekrin, sekret kelenjar ini mengandung fragmen sel-sel sekretorik.

Kelenjar apokrin terdapat di daerah aksila, anus, skrotum dan labia mayora. Saluran keluarnya pada umumnya bermuara ke dalam folikel rambut.

Kelenjar apokrin akan menjadi aktif pada pubertas. Pada wanita, kelenjar apokrin membesar dan pembesaran ini akan berkurang pada setiap siklus haid.

Kelenjar apokrin memproduksi keringat yang keruh seperti susu dan diuraikan oleh bakteri untuk menghasilkan bau ketiak yang khas. Kelenjar apokrin yang khusus dan dinamakan kelenjar seruminosa dijumpai pada telinga. Luar tempat kelenjar tersebut memproduksi serumen (wax).

Sekret yang encer seperti air yang disebut keringat atau peluh dihasilakn oleh bagian basal yang berbentuk seperti kumparan pada kelenjar ekrin dan dilepaskan ke dalam saluran keluarnya yang sempit.

Keringat terutama tersusun dari air dan mengandung sekitar separuh dari kandungan garam dalam plasma darah. Keringat dilepas dari kelenjar ekrin sebagai reaksi terhadap kenaikan suhu sekitarnya dan kenaikan suhu tubuh. kecepatan sekresi keringat dikendalikan oleh sistem saraf sistemik.

Pengeluaran keringat yang berlebihan pada telapak tangan dan kaki, aksila, dahi ddan daerah-daerah lainnya dapat terjadi sebagai reaksi terhadap rasa nyeri serta stres.