Implikasi Keperawatan Penderita AIDS

https://www.infokeperawatan.comHasil-hasil penelitian mengungkapkan bahwa wanita memiliki pemahaman mengenai cara penularan penyakit AIDS dan rekomendasi tentang “praktik seksual aman”  serta “penggunaan obat yang aman”.

Mereka hanya mendapatkan sedikit informasi mengenai terapi yang baru dan intervensi yang dini bagi penyakit AIDS. Mereka memandang penyakit AIDS sebagai ancaman yang sangat serius bagi kesehatan mereka dan menyadari kerentanan diri mereka terhadap penyakit tersebut; kendati demikian, persepsi mereka tentang kerentanan diri akan terpengaruh jika terdapat ancaman terganggunya hubungan mereka yang berharga dengan orang lain.

Subjek penelitian menyadari bahwa pantang seksual lebih efektif dari pada pemakaian kondom dan bahwa pemakaian alat suntik secara pribadi lebih aman dari pada tindakan membersihkan alat ini setelah ini digunakan bersama.

Wanita manganggap dirinya mampu untuk bertindak guna melindungi dirinya sendiri terhadap ancaman AIDS dalam beberapa situasi terapi tidak melindungi lainnya.

Situasi yang mereka pandang sebagai keadaan di mana mereka kurang mampu untuk melindungi diri sendiri adalah situasi yang melibatkan kebutuhan segera akan obat bius dan yang melibatkan hubungan yag signifikan dengan lainnya.

Wanita merasa sangat prihatin terhadap hubungan dirinya dengan partner pria yang signifikan, anak-anak, anggota keluarga, sahabat, profesional dan orang-orang lain dalam masyarakat.

Mereka memiliki kekhawatiran apakah mereka dapat mempercayai orang lain untuk mengambil langkah protektif seperti yang direkomendasikan.

Mereka juga mengekspresikan keprihatinan apakah para profesional dan orang-orang dalam masyarakat akan memandang mereka dengan rasa hormat dan turut memberikan perhatian.

Mereka takut kalau diri mereka diberi label sebagai penderita AIDS dan ketakutan ini menghambat diri mereka untuk turut berpartisipasi dalam pendidikan tentang AIDS serta mendukung berbagai aktivitas.

Dampak penyakit AIDS yang mereka rasakan akan manambah lebih lanjut keterisolasian mereka dan karakteristik masyarakat pemakai obat-bius yang tidak dapat dipercaya.