Evaluasi dan Penatalaksanaan Skabies

https://www.infokeperawatan.comEvaluasi Diagnostik.

Diagnosis dipastikan dengan menemukan sarcoptes scabiei atau produk samping tersebut dari kulit. Sampel jaringan superfisial epidermis dikerok pada daerah diatas terowongan atau papula dengan menggunakan mata pisau skalpel yang kecil.

Hasil kerokan diletakkan pada slide mikroskop dan diperiksa lewat mikroskop  dengan pembesaran rendah untuk melihat kutu pada setiap stadium (dewasa, telur, cangkang telur, larva, nimfa) dan butiran fesesnya.

Penatalaksanaan.

Kepada pasien diminta  agar mandi dengan air yang hangat dan sabun guna menghilangkan debris yang mengelupas dari krustat dan kemudian kulit dibiarkan kering benar kemudian menjadi dingin.

Preparat skabisida, seperti lindane (kwell) atau krotamition (krim dan lotion Eurax), dioleskan tipis-tipis pada seluruh permukaan kulit mulai dari leher ke bawah dengan hanya meninggalkan daerah muka dan kulit kepala (yang pada skabies tidak terkena).

Obat itu dibiarkan selama 12 dan 24 jam sesudah itu, pasien diminta untuk membasuh dirinya sampai bersih. Aplikasi obat satu kali sudah dapat memberikan efek kuratif, tetapi disarankan agar terapi tersebut di ulangi 1 minggu kemudian.

Pasien perlu mengetahui petunjuk pemakaian ini karena pengolesan skabisada segera sesudah mandi dan sebelum kulit mengering serta menjadi dingin dapat meningkatkan absorpsi perkutan skabisida sehingga berpotensi untuk menimbulkan gangguan sistem saraf pusat seperti serangan kejang.

Pertimbangan Gerontologik.

Meskipun pasien yang lebih tua akan merasakan gatal yang hebat, reaksi inflamasi seperti yang tampak nyata pada orang yang lebih muda jarang terjadi.

Skabies mungkin tidak dikenali pada orang yang berusia lanjut dan keluahan gatal bisa saja secara keliru dikaitkan dengan kulit orang tua yang kering atau dengan anastesi.

Petugas kesehatan dalam fasilitas pelayanan kesehatan yang besar harus mengenakan sarung tangan ketika melakukan perawatan bagi pasien dengan kecurigaan skabies sampai diaknosisnya dipastikan dan terapi  selesai dilakukan. Dianjurkan agar semua residen, staf perawat dan keluarga pasien diobati secara bersamaan untuk mencegah infeksi.