Asuhan Keperawatan dan Masalah Keperawatan

https://www.infokeperawatan.com/Sumber-Sumber di Masyarakat.

Beberapa kelompok pendukung pasien luka bakar dan sejumlah organisasi lainnya di seluruh Amerika Serikat menawarkan berbagai pelayanan bagi korban-korban luka bakar.

Mereka menyediakan orang-orang dengan kemampuan merawat (kerapkali korban luka bakar sendiri yang sudah sembuh) yang dapat mengunjungi pasien di rumah sakit atau di rumah atau menelepon pasien dan keluarganya secara periodic untuk memberikan dukungan serta konseling tentang perawatan kulit, kosmetika dan masalah-masalah yang berhubungan dengan penyesuaian psikososial.

Organisasi semacam itu dan banyak rumah sakit khusus luka bakar di Amerika Serikat mensponsori pertemuan kelompok serta bergai kegiatan social dengan menyambut pasien-pasien rawat-jalan luka bakar. Sebagian lainnya juga melaksanakan program kembali ke sekolah dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pencegahan luka bakar.

Masalah Keperaawatan Lain.

Pengkajian keperawatan terhadap pasien luka bakar yang berusia lanjut harus mencakup pemberian perhatian yang khusus pada faal paru, respons pasien terhadap resusitasi cairan dan tanda-tanda konfusi mental atau disorientasi. Anamnesis yang teliti terhadap pemakaian obat-obatan dan penyakit yang diderita sebelum pasien mengalami luka bakar merupakan tindakan yang sangat penting.

Asuhan keperawatan akan mempermudah mobilisasi dini, perawatan pulmoner yang agresif dan pemberian perhatian untuk mencegah komplikasi. Karena resistensi yang menurun, bahaya sepsis luka bakar dan septicemia sistemik yang mematikan tidak hanya meningkat tetapi juga lebih besar kemungkinannya terjadi pada pasien-pasien berusia lanjut.

Lebih lanjut, gejala panas yang merupakan sinyalbagi semua keadaan di atas bisa tidak ditemukan pada orang tua. Karena itu, tindakan surveilans untuk terus-menerus mengamati tanda-tanda infeksi yang lain menjadi lebih penting.

Rehabilitasi harus memperhitungkan kemampuan fungsional yang dimiliki pasien sebelumnya dan masalah seperti arthritis serta toleransi yang rendah terhadap aktivitas. Kurangnya anggota keluarga yang ada dan sanggup untuk melaksanakan perawatan di rumah merupakan persoalan yang sering ditemukan.

Lembaga yang menyediakan pelayanan social dan perawatan komunitas harus dihubungi untuk memberika supervise serta perawatan yang optimal sesudah pasien dipulangkan dari rumah sakit.