Konsep Dasar Keperawatan

Alat Tekan Elastik Pada Pasien Luka Bakar

Oleh: | 05/12/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Luka akan berada dalam keadaan dinamis selama 11/2 hingga 2 tahun sesudah terjadinya luka bakar. Jika selama periode yang aktif ini dilakukan tindakan yag tepat, maka jaringan parut tidak menjadi kemerahan dan akan melunak. Daerah luka yang sembuh dan cenderung mengalami pembentukan parut yang hipertrofik mengharuskan pasien untuk mengenakan pakaian tekan. Alat-alat ini terutama berguna […]

Rumus Penggantian Cairan Pada Pasien Luka Bakar

Oleh: | 11/10/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Penggantian Cairan Tidak ada cara yang kita ketahui untuk menghentikan pengaliran cairan ke dalam ruang-ruang interstisial, kendati penggantian cairan dimungkinkan. Kebutuhan cairan diproyeksikan dalam 4 jam pertama dihitung oleh dokter berdasarkan luas luka bakar. Beberapa kombinasi kategori cara dapat digunakan : 1. koloid-Whole blood, plasma serta plasma expander, dan 2. kristaloid/ elektrolit-larutan natrium klorida fisiologik […]

Pemantauan dan Penanganan Komplikasi Nekrolisis Epidermis Toksik

Oleh: | 12/07/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Sepsis Penyebab utama kematian akibat  NET adalah infeksi, dan lokasi infeksi yang paling sering adalah kulit serta permukaan mukosa, paru-paru dan darah. Mikroorganisme paling sering terlibat mencakup Staphylococcus aureus, Psuedomonas, Klebsiella, Escherichiacoli, Serratia dan Candida. Pemantauan yang  ketat terhadap tanda-tanda vital dan pencatatan setiap perubahan yang serius pada fungsi respiratorius, renal atau gastrointestinal dapat mendeteksi […]

Cara Mencapai Keseimbangan Cairan Mencegah Hipotermia Pasien Nekrolisis Epidermis Toksik

Oleh: | 10/07/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Mencapai Keseimbangan Cairan Tanda-tanda vital, keluaran urine dan fungsi sesorium diobservasi untuk menemukan petunjuk hipovolemia. Perubahan mental akibat gangguan keseimbangan cairan dan eletrolit, fungsi sensorik yang berlebihan atau menurun dapat terjadi. Hasil-hasil pemeriksaan laboratorium dievaluasi, dan hasil-hasil yang abnormal dilaporkan. Berat badan pasien ditimbang setiap hari (kalau perlu timbangan dengan tempat tidur). Perawat mengatur pemberian […]

Perawatan Rumah Untuk Kelainan Folikuler

Oleh: | 09/06/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Pendidikan Pasien dan Pertimbangan Perawatan di Rumah. Untuk mencegah dan mengendalikan infeksi kulit oleh stafilokokus (bisul, karbunkel) mikroorganisme ini harus dihilangkan dari kulit serta lingkungan sekitarnya. Berbagai upaya harus dilakukan untuk meningkatkan ketahanan tubuh pasien dan menciptakan lingkungan yang higienis. Jika lesi didrainase secara aktif, kasur serta bantal harus ditutupi dengan lembaran plastik dan dibersihkan […]

Cara Mengkaji Lesi Kulit dan Vaskularitas serta Hidrasi

Oleh: | 03/05/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Mengkaji Lesi Kulit Lesi kulit merupakan karakteristik yang paling menonjol pada kelainan dermatologik. Lesi pada kulit memiliki ukuran, bentuk serta penyebab yang beragam, dan diklasifikasikan menurut penampakan serta asalnya. Lesi kulit dapat diuraikan sebagai lesi primer atau sekunder. Lesi primer merupakan lesi inisial dan karakterisitik penyakit itu sendiri. Lesi sekunder terjadi akibat sebab-sebab eksternal, seperti […]

Perawatan dan Pengobatan Rematik

Oleh: | 03/04/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Pada sebagian kasus, usia pasien dan masalah kesehatan yang turut ada dapat menyulitkan penegakan diagnosis. Diagnosis artritis reumatoid atau polimialgia reumatika yang terlewatkan tidak jarang terjadi karena asumsi bahwa sebagian besar orang berusia lanjut dengan masalah sendi menderita osteoartritis. Mungkin masalah yang berkaitan dengan penuaan sulit dibedakan dengan masalah yang disebabkan oleh penyakit reumatik. Artritis […]

Evaluasi Hasil Yang Diharapkan Dalam Perawatan Pasien Alergi

Oleh: | 01/02/2014 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Hasil yang diharapkan 1. Memperlihatkan pola perasaan yang normal a. Paru-paru bersih pada auskultasi b. Tidak menunjukkan suara pernafasan tambahan (krepitasi, ronkhi, mengi). c. Memperlihatkan frekuensi pernafasan yang efektif d. Melaporkan tidak terdapatnya gangguan pernafasan (nafas yang pendek, kesulitan pada inspirasi atau ekspirasi). 2. Memperlihatkan pengetahuan tentang alergi dan strategi untuk mengendalikan gejala. a. Mengenali […]

Mengenal Anatomi dan Fisiologi Mata

Oleh: | 20/09/2013 | Kategori: Konsep Dasar Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Mata adalah organ penglihatan. Suatu struktur yang sangat khusus dan kompleks, menerima dan mengirimkan data ke korteks serebral. Seluruh lobus otak, lobus oksipital, ditujukan khusus untuk menerjemahkan citra visual. Lebih lanjut lagi, ada tujuh saraf otak (SO) memiliki hubungan dengan mata: untuk penglihatan (SO II); gerakan mata (SO III, IV dan VI): reaksi pupil (SO […]

Asuhan Keperawatan Tumor Uterus

Oleh: | 17/12/2012 | Kategori: Asuhan Keperawatan, Info Keperawatan, Keperawatan Dewasa, Konsep Dasar Keperawatan
Asuhan Keperawatan Tumor uterus

A. Pengertian Tumor uterus adalah tumor alat genital yang bersifat neoflasma jinak yang terdapat pada ektoserviks maupun endoserviks-endometrium Atau suatu tumor jinak yang berbatas tegas, tidak berkapsul yang berasal dari otot polos dan jaringan ikat fibrous . Jenis – jenis tumor uterus berdasarkan letaknya Ektoserviks terbagi atas : Kista jaringan embrional : berasal dari saluran […]