Komunikasi Keperawatan

Pendekatan Psikososial Untuk Pasien Gangguan Pendengaran

Oleh: | 28/02/2015 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Gangguan pendengaran dapat menyebabkan perubahan kepribadian dan sikap, kemampuan berkomunikasi, kepekaan terhadap lingkungan dan bahkan kemampuan untuk melindungi diri sendiri. Di dalam ruang kelas, pelajar dengan gangguan pendengaran dapat menunjukkan ketidak tertarikan, kurang perhatian dan kegagalan. Orang akan merasa terasing di rumah karena ketidak mampuannya medengar bunyi lonceng, dengungan lemari es, suara burung yang berkicau […]

Mempertahankan Nutrisi yang Adekuat dan Meningkatkan Komunikasi Pasien Rekonstruktif Fasial

Oleh: | 06/09/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Mempertahankan Nutrisi yang Adekuat. Sesudah edema oral dan faring berkurang, luka insisi serta tempat pemasangan flap tampak sembuh, dan pasien telah mampu menelan air ludahnya, maka kepada pasien dapat ditawarkan minuman, yang kemudian diikuti oleh pembeian makanan lunak. Apabila pasien tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya lewat jalur oral, pemberian nutrisi parenteral total (infus nutrien, air […]

Cara dan Pertimbangan Menghadapi Pasien Melanoma

Oleh: | 20/08/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Meredakan Ansietas. Dukungan psikologik yang sangat penting jika akan dilakukan pembedahan yang menimbulkan cacat. Dukungan ini mencakup upaya membiarkan pasien untuk mengekspresikan perasaannya tentang kerisauan neoplasma kulit, pengertian terhadap kekesalan serta depresi yang diperlihatkan pasien, dan penyampaian kesan bahwa perawat dapat memahami semua perasaan ini. Selama proses penegakkan diagnosis dan penentuan stadium kedalam, tipe serta […]

Meredakan Nyeri dan Mengurangi Ansietas Pasien NET

Oleh: | 11/07/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Meredakan Nyeri. Perawat menilai rasa nyeri yang dialami pasien, karakteristiknya, setiap faktor yang mempengaruhi nyeri tersebut dan respons perilaku pasien. Preparat analgesik yang diprogramkan diberikan, dan perawat harus mengamati serta mencatat peredaan nyeri dan setiap effek samping yang timbul. Penjelasan yang rinci dan bicara yang lembut kepada pasien pada saat terapi dilaksanakan dapat mengurangi kecemasan […]

Meningkatkan Integritas Kulit Pasien Psoriasis

Oleh: | 26/06/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Meningkatkan Integritas Kulit Untuk menghindari cedera kulit, pasien harus dinasihati agar tidak mencubit atau menggaruk daerah yang sakit. Tindakan untuk mencegah kekeringan kulit perlu dianjurkan karena kulit yang kering akan memperburuk keadaan psoriasis. Tindakan yang membasu lesi yang terlampau sering akan menabah rasa sakit dan pembentukan sisik. Air yang harus hangat dan tidak panas; kulit […]

Cara Meningkatkan Pemahaman Pasien Psoriasis

Oleh: | 25/06/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Intervensi Keperawatan Perawat harus menjelaskan dengan perasaan yang peka bahwa sampai saat ini masih belum terdapat pengobatan untuk penyembuhan total penyakit psoriasis, bahwa penanganan seumur hidup tidak diperlukan dan bahwa keadaan ini dapat dihilangkan serta dikendalikan. Patofisiologi psoriasis ditinjau kembali termaksud faktor-faktor pencetusnya,yaitu : setiap iritasi atau cedera pada kulit (luka tersayat, abrasi, terbakar cahaya […]

Pendidikan dan Perawatan Rumah Pasien Gangguan Kulit

Oleh: | 24/05/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Pendidikan Pasien dan Pertimbangan Perawatan di Rumah. Kulit yang sehat mencerminkan kesehatan umum seseorang. Prinsip-prinsip nutrisi yang baik, latihan yang teratur, istirahat dan tidur perlu ditegaskan dalam setiap program penyuluhan yang difokuskan pada perawatan kulit. Selain itu, bahan bacaan yang sudah dicetak harus disediakan. Bahan bacaan tersebut harus menguraikan gangguan dermatologik yang lazim terdapat dan […]

Tips untuk Pasien Gangguan Kulit

Oleh: | 23/05/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Mencapai Tidur yang Nyenyak. Iritasi dan rasa gatal akan mengganggu tidur yang normal. Tindakan berikut untuk meningkatkan kualitas tidur harus dibahas bersama pasien. 1. Mengikuti jadwal tidur yang teratur; pergi tidur pada saat yang sama dan bangun pada saat yang sama pula. 2. Menghindari minuman yang mengandung kafein pada malam hari sebelum waktu tidur. 3. […]

Komunikasi Perawat dalam Mengkaji Masalah Kulit

Oleh: | 30/04/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Riwayat Kesehatan Pasien Pada saat merawat pasien dengan gangguan dermatologik, perawat dapat mendapatkan informasi penting melalui riwayat melalui kesehatan pasien dan observasi langsung. Dalam banyak kasus, pasien atau keluarganya merasa lebih nyaman berbicara dengan perawat dan menyampaikan informasi penting yang mungkin disimpannya atau lupa di sampaikan ketika berbicara dengan dokter atau petugas kesehatan yang lain. […]

Meningkatkan Tidur Restoratif dan Mobilitas untuk Mengatasi Nyeri Penyakit Kronik

Oleh: | 06/03/2014 | Kategori: Komunikasi Keperawatan
http://www.infokeperawatan.com

Meningkatkan Tidur Restoratif Kualitas tidur yang baik sangat penting dalam membantu pasien untuk mengatasi masalah nyeri, mencegah keletihan pasien untuk menghadapi berbagai perubahan yang harus terjadi sebagai akibat dari suatu penyakit yang kronik. Tidur pasien yang penyakitnya berada dalam keadaan aktif (in flare) kerap kali kurang waktunya dan terus putus oleh keadaan terjaga yang bertambah […]