Keperawatan Gawat Darurat

Fase Rehabilitasi Pada Perawatan Luka Bakar

Oleh: | 21/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Meskipun aspek jangka-panjang pada perawatan luka bakar dibicarakan paling akhir, namun proses rehabilitas harus dimulai segera sesudah terjadinya luka bakar-sama selama periode darurat. Dalam proses selanjutnya dari fase akut luka bakar, pasien akan semakin berfokus pada perubahan citra diri dan gaya hidup yang terjadi. Kesembuhan luka, dukungan psikososial dan pemulihan aktivitas fungsional yang maksimal tetap […]

Gagal Jantung Kongestif dan Edema Paru Pasien Luka Bakar

Oleh: | 18/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Kondisi pasien harus dinilai untuk mendeteksi kemungkinan overloading cairan yang bisa terjadi ketika cairan terpindah kembali dari kompartemen interstisial ke dalam kompartemen intravaskuler. Jika system kardiak atau renal tidak dapat mengimbangi volume intravaskuler yang berlebihan, gagal jantung kongestif dan edema paru dapat terjadi. Kondisi pasien ini harus dinilai untuk menemukan tanda-tanda gagal jantung kongestif, yang […]

Mengurangi Nyeri dak Ketidaknyamanan Pasien Luka Bakar

Oleh: | 11/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Mengurangi Nyeri dak Ketidaknyamanan. Nyeri terasa lebih hebat pada luka bakar derajat-dua ketimbang pada luka bakar derajat-tiga karena ujung-ujung sarafnya tidak rusak. Ujung-ujung saraf yang terpanjan sangat sensitive terhadap aliran udara yang dingin sehingga diperlukan kasa penutup steril yang bila membantu mengurangi rasa nyeri tersebut. Namun demikian, pasien dengan luka bakar derajat-tiga tetap merasakan nyeri […]

Cara Memperbaiki Integritas Kulit dengan Perawatan Luka Bakar

Oleh: | 10/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Perawatan luka biasanya menjadi komponen satu-satunya yang paling menghabiskan waktu dalam perawatan luka bakar pasca-fase darurat. Dokter akan menerapkan preparat antibakteri topical yang di kehendakinya dan balutan luka tipe biologic khusus, biosintetik atau sintetik di samping merencanakan tindakan eksisi serta pencangkokan kulit. Perawat memiliki kesempatan untuk melakukan pengkajian yang seksama terhadap status luka, menggunakan cara-cara […]

Intervesi Keperawatan Dalam Memulihkan dan Mencegah Infeksi Luka Bakar

Oleh: | 06/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Memulihkan keseimbangan cairan Untuk mengurangi risiko terjadinya kelebihan beban (overloading) cairan dan gagal jantung kongestif yang ditimbulkannya, perawat harus memantau dengan ketat asupan cairan pasien lewat pemberian oral maupun intravena (infus) dengan menggunakan pompa infuse untuk meminimalkan risiko infuse cairan yang terlalu cepat. Untuk memantau perubahan dalam status cairan, asupan serta haluaran cairan harus dicatat […]

Perawatan Luka Bakar Selama Fase Akut

Oleh: | 03/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Pengkajian Pengkajian yang berkesinambungan terhadap pasien luka bakar selama minggu-minggu pertama sesudah terjadinya luka bakar terfokus pada berbagai perubahan hemodinamika, proses kesembuhan luka, rasa nyeri dan respons psikososial serta deteksi dini komplikasi. Pengkajian terhadap status respirasi dan cairan tetap merupakan prioritas paling utama untuk mendeteksi komplikasi potensial. Tanda-tanda vital harus diukur dengan sering. Pengkajian yang […]

Keloid Pada Kelainan Penyembuhan Luka Bakar

Oleh: | 02/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Keloid. Pada sebagian pasien yang lain, masa jaringan Parut yang besar dan bertumpuk akan terjadi dan dapat meluas sampai di luar permukaan luka. Massa ini dinamakan keloid. Keloid cenderung ditemukan pada orang yang kulitnya berpigmen (berwarna gelap), tumbuh di luar tepi luka dan lebih kasar kemungkinannya untuk timbul kembali sesudah dilakukan eksisi. Kegagalan untuk sembuh. […]

Jaringan Parut Pada Penyembuhan Luka Bakar

Oleh: | 01/11/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Kelainan pada penyembuhan luka pada pasien luka bakar terjadi akibat proses penyembuhan yang secara abnormal berlebihan atau akibat pembentukan jaringan baru yang tidak memadai. Pembentukan parut yang hipertrofik dan keloid terjadi akibat kesembuhan yang abnormal dan berlebihan. Parut Parut (sikatriks) yang hipertrofik atau kontraktur luka lebih besar kemungkinannya untuk terjadi jika luka bakar yang yang […]

Pemantauan dan Penatalaksanaan Komplikasi Potensial Luka Bakar

Oleh: | 28/10/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Gagal Napas Akut. Jika pasien memiliki saluran napas yang paten dan respirasi yang spontan, perawat harus melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap tanda-tanda cedera inhalasi seperti bertambahnya keparauan suara, stridor (pernapasan yang berbunyi), frekuensi dan dalamnya respirasi abnormal, atau perubahan mental yang disebabkan oleh hipoksia. Pengkajian keperawatan mencakup peninjauan terhadap hasil-hasil laboratorium dan pemeriksaan sinar-x. Meskipun […]

Perawatan Luka Bakar Selama Fase Darurat atau Resusitasi

Oleh: | 15/10/2014 | Kategori: Keperawatan Gawat Darurat
http://www.infokeperawatan.com

Pengkajian Data-data hasil pengkajian yang didapat lewat petugas di luar rumah sakit (petugas penyelamat, seperti PPPK atau petugas gawat-darurat) harus dibagikan kepada perawat dan dokter pada klinik kedaruratan. Pengkajian keperawatan dalam fase darurat luka bakar berfokus pada prioritas utama bagi setiap pasien trauma dengan harus dibagikan kepada perawat dan dokter pada klinik kedaruratan. Pengkajian keperawatan […]