Home» Arsip » vulnus kornea

Ulasan tentang vulnus kornea

Published on 29 August 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang vulnus kornea dan informasi lain yang berkaitan dengan vulnus kornea.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang vulnus kornea yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi vulnus kornea terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Otot dan Suplai Darah Mata

Otot Mata Gerakan mata dikontrol oleh enam otot ekstraokuler, yang masuk ke sclera dan dipersarafi oleh SO III, IV, dan VI. Otot rektus lateralis melakukan abduksi dan otot rektus medial melakukan adduksi mata. Kedua otot ini harus bekerja sama untuk gerakan mata dari satu sisi ke sisi lain. Otot rektus superior mengangkat dan melakukan adduksi […]

Mengenal Operasi Lasik Untuk Mata

Dulu orang yang punya penglihatan kabur atau tidak jelas mulai kategori minus kecil sampai besar harus menggunakan kacamata sebagai alat bantu penglihatan. Ketika kategori minus mata sudah semakin besar maka lensa kacamatapun semakin tebal. Hal ini kadang sangat menganggu dan menyulitkan penggunanya. Namun sekarang penderitaan itu bisa hilang dengan sebuah prosedur operasi yang dinamakan operasi […]

Pemeriksaan Mata Dengan Lampu Slit dan Prosedur Pencitraan

Lampu slit adalah instrument yang biasa dijumpai dikamar periksa ahli oftalmologi atau ditempat dimana dilakukan evaluasi oftalmik. Selama pemeriksaan lampu slit, pasien dipersilahkan duduk dan menyandarkan dahinya pada struktur penyokong lampu slit. Pemeriksa menghidupkan lampu dan mengarahkan cahaya dengan berbagai bentuk dan warna cahaya ke permukaan depan mata. Instrument ini akan memperbesar kornea, sclera, dan […]

Cara Pengukuran Tekanan Okuler

Tonometri adalah teknik untuk mengukur tekanan intraokuler (TIO). Tonometri schiotz memakai instrumen metal yang dipegang tangan (tonometri) yang diletakkan pada permukaan kornea yang dianestesi. Hasilnya bervariasi namun cukup baik untuk mengestimaasi TIO. Alat pengukur tekanan lain, tonometer aplanasi dari goldman, dihubungkan dengan lampu slit untuk mengukur TIO. Dianggap sebagai bentuk alat ukur TIO yang palin […]

Diskus Optikus Pada Mata

Terletak agak ke nasal, tetapi masih di sentral, di retina adalah diskus optikus. Tempat inilah di mana retina sensoris berkonvergensi membentuk saraf optikus. Karena diskus optikus tidak memiliki sel fotosensitif, maka merupakan titik buta dalam medan penglihatan. Arteri dan vena retina sentralis bercabang dari pusat head optic. Dilihat dengan oftalmoskop, diskus optikus mempunyai kesan cekungan […]

Pemantauan dan Penanganan Komplikasi Nekrolisis Epidermis Toksik

Sepsis Penyebab utama kematian akibat  NET adalah infeksi, dan lokasi infeksi yang paling sering adalah kulit serta permukaan mukosa, paru-paru dan darah. Mikroorganisme paling sering terlibat mencakup Staphylococcus aureus, Psuedomonas, Klebsiella, Escherichiacoli, Serratia dan Candida. Pemantauan yang  ketat terhadap tanda-tanda vital dan pencatatan setiap perubahan yang serius pada fungsi respiratorius, renal atau gastrointestinal dapat mendeteksi […]

Keperawatan Trauma Mekanik Mata

Trauma mekanik pada mata sering menyebabkan kebutaan unilateral pada anak-anak dan orang dewasa muda. Pada kelompok inilah trauma pada mata sering terjadi (50%) yaitu umur kurang dari 18 tahun (di USA). Meskipun mata telah mendapat perlindungan dari rongga orbita, rima orbita, alis, tulang pipi dan hidung, lemak orbita, reflex mengedip, bulu mata, sekresi kelenjar kelopak […]

Bagian-Bagian dari Mata

Bola Mata Bola mata dilapisi oleh taiga lapisan primer: sclera, uvea (yang mengandung koroid), dan retina. Tiap lapisan mempunyai struktur dan fungsinya sendiri. Ketiga lapisan tersebut berperan dalam bentuk mata yang bulat ketika terisi humor vitreus (substansi seperti gelatin antara lensa dan retina). Sclera Lapisan paling luar dan kuat dinamakan sklera-bagian “putih” mata. Bila sclera […]

System Lakrimal Pada Mata

System lakrimal menjaga lingkungan lembab untuk mata bagian eksternal anterior. Produksi airmata memberikan pelumas alami dan mengencerkan serta membasuh partikel asing. Ada dua macam airmata yang biasanya diproduksi: airmata pelumas, mengandung lemak, air, dan mukosa, dan airmata aqueus dihasilkan sebagai respons emosi dan iritasi dan hanya mengandung air. Airmata berair berlebihan tidak akan melekat pada […]

Struktur Mata Eskternal

Struktur mata eskternal adalah kelopak mata dan bulu mata. Di depan mata ada kelopak mata, dua buah lipatan muskulofibrosa yang dapat digerakkan dapat dibuka dan ditutup untuk melindungi dan meratakan airmata ke permukaan bola mata dan mengontrol banyaknya sinar yang masuk. Kelopak tersusun oleh kulit tanpa lemak subkutis. Pada orang yang sangat putih, mikrovaskularitas ekstensif […]

Diagnosa dan Intervensi Keperawatan Nekrolisis Epidermis Toksik

Diagnosa Berdasarkan data-data hasil pengkajian keperawatan, diagnosis keperawatan pasien yang utama dapat mencakup : a. Kerusakan integritas jaringan (oral, mata dan kulit) yang berhubungan dengan pelepasan jaringan Epidermis. b. Kurang volume cairan dan  kehilangan elektrolit yang berhubungan dengan kehilangan cairan dari daerah kulit yang terkelupas. c. Risiko terhadap perubahan suhu tubuh (hiportemia) yang berhubungan dengan […]

Keperawatan Pasien Dengan Glaukoma

Suatu keadaan tekanan intra oculer / tekanan dalam bola mata cukup besar untuk menyebabkan kerusakan pupil, saraf optik dan kelainan lapang pandang. Klasifikasi Glaukoma a. Glaukoma primer Glaukoma yang terjadi dengan sendirinya pada orang yang telah memiliki bakat bawaan glaukoma yang terbagi atas; 1) Glaukoma sudut terbuka 2) Glaukoma sudut tertutup b. Glaukoma kongenital 1) […]

Manifestasi Klinis Sindrom Gout

Manifestasi sindrom gout mencakup artritis gout yang akut (serangan rekuren inflamasi artikuler dan periartikuler yang berat), tofus (endapan kristal yang menumpuk dalam jaringan artikuler, jaringan oseus, jaringan lunak serta kartilago), nefropati gout (gangguan ginjal) dan pembentukan batu asam urat dalam traktus urinarius. Ada empat stadium penyakit gout yang dikenali: hiperurisemia asimtomatik, artritis gout yang kronis, […]

Keperawatan Klien Dengan Stroke

Stroke dapat didefinisikan sebagai defisit neurologi yang yang mempunyai awitan mendadak dan berlangsung 24 jam sebagai akibat dari Cerebrovaskular Disease ( CVD), yaitu gangguan neurology yang sering terjadi pada orang dewasa (Huddak & Gallo, 1996). Penyakit ini merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Amerika Serikat, setelah penyakit jantung dan kanker. Penyakit CVD menyangkut semua […]