Home» Arsip » perbedaan fertilisasi internal dan eksternal

Ulasan tentang perbedaan fertilisasi internal dan eksternal

Published on 31 August 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang perbedaan fertilisasi internal dan eksternal dan informasi lain yang berkaitan dengan perbedaan fertilisasi internal dan eksternal.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang perbedaan fertilisasi internal dan eksternal yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi perbedaan fertilisasi internal dan eksternal terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Asuhan Keperawatan Kebutuhan Oksigenasi

Oksigenasi adalah memberikan aliran gas oksigen (O2) lebih dari 21 % pada tekanan 1 atmosfir sehingga konsentrasi oksigen meningkat dalam tubuh. II. TUJUAN PEMBERIAN OKSIGENASI 1. Untuk mempertahankan oksigen yang adekuat pada jaringan 2. Untuk menurunkan kerja paru-paru 3. Untuk menurunkan kerja jantung III. ANATOMI SISTEM PERNAPASAN A. Saluran Nafas Atas 1. Hidung • Terdiri […]

Lapisan dan Jaringan Bawah Kulit

Persambungan (junction) epidermis dan dermis adalah daerah dengan banyak penonjolan (undulasi) serta alur yang dinamakan rete ridges. Daerah pertemuan ini mengikat epidermis pada dermis dan memungkinkan pertukaran bebas nutrien yang esensial di antara kedua lapisan tersebut. Antar-jalinan (interlocking) antara dermis dan epidermis menghasilkan kerutan pada permukaan kulit. Pada ujung-ujung jari tangan, kerutan-kerutan ini dinamakan sidik […]

Fungsi dan Tinjauan Tentang Kulit

Fungsi Integumen Masalah kulit kerapkali dijumpai dalam praktik keperawatan. Keluhan yang berhubungan dengan kulit mengakibatkan kunjungan pasien rawat-jalan di Amerika sampai sebesar 10% dari jumlah total kunjungan tersebut. Karena kulit mencerminkan keadaan umum pasien, banyak kondisi sistemik dapat disertai manifestasi dermatologik. Stres psikologik pada keadaan sakit atau pada berbagai masalah pribadi serta keluarga umumnya akan […]

Cara Mengkaji Pasien Dengan Kulit Gelap

Gradasi warna yang terjadi pada orang yang berkulit gelap terutama ditemukan oleh transmisi genetik; gradasi ini dapat dinyatakan sebagai warna yang cerah, sedang atau gelap. Pada orang yang berkulit gelap, melanin diproduksi dengan kecepatan yang lebih besar dan jumlah yang lebih banyak dibandingkan pada orang yang kulitnya lebih cerah. Kulit yang gelap dan sehat memiliki […]

Diagnosa pada Kanker Serviks

Perubahan serviks prakanker dan kanker leher rahim tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Di butuhkan test dan alat khusus yang diperlukan untuk mengidentifikasi kondisi tersebut. Pap layar untuk lesi prakanker dan kanker, tetapi tidak untuk membuat diagnosis definitif. Jika perubahan yang terdeteksi kelainan, leher rahim diperiksa dibawah mikroskop. Ini disebut kolposkopi sebuah. Potongan jaringan adalah […]

Gambaran Model Konseptual Keperawatan

Model konseptual keperawatan merupakan suatu cara untuk memandang situasi dan kondisi pekerjaan yang melibatkan perawat di dalamnya. Model konseptual keperawatan memperlihatkan petunjuk bagi organisasi dimana perawat mendapatkan informasi agar mereka peka terhadap apa yang terjadi pada suatu saat dengan apa yang terjadi pada suatu saat juga dan tahu apa yang harus perawat kerjakan. Konsep keperawatan […]

System Lakrimal Pada Mata

System lakrimal menjaga lingkungan lembab untuk mata bagian eksternal anterior. Produksi airmata memberikan pelumas alami dan mengencerkan serta membasuh partikel asing. Ada dua macam airmata yang biasanya diproduksi: airmata pelumas, mengandung lemak, air, dan mukosa, dan airmata aqueus dihasilkan sebagai respons emosi dan iritasi dan hanya mengandung air. Airmata berair berlebihan tidak akan melekat pada […]

Komponen-komponen Konsep Diri

Konsep diri sendiri, terbagi menjadi beberapa komponen, yaitu : 1) Citra tubuh (body image) Citra tubuh adalah sikap, persepsi, keyakinan dan pengetahuan individu secara sadar atau tidak sadar terhadap tubuhnya, terdiri dari ukuran, bentuk, struktur, fungsi, keterbatasan, makna, obyek yang kontak secara terus menerus (anting, make up, lensa kontak, pakaian, kursi roda) baik masa lalu […]

Aplikasi Teori Orem dalam Keperawatan

Menurut Orem asuhan keperawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setiap orang mempelajari kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu memenuhi kebutuhan hidup, memelihara kesehatan dan kesejahteraan. Teori ini dikenal dengan teori self care (perawatan diri). Orang dewasa dapat merawat diri mereka sendiri, sedangkan bayi, lansia dan orang sakit membutuhkan bantuan untuk memenuhi aktivitas self care […]

Model Konseptual Roy

Riwayat Calista Roy Suster Calista Roy adalah seorang suster dari Saint Joseph of Carondelet. Roy dilahirkan pada tanggal 14 oktober 1939 di Los Angeles California. Roy menerima Bachelor of Art Nursing pada tahun 1963 dari Mount Saint Marys College dan Magister Saint in Pediatric Nursing pada tahun 1966 di University of California Los Angeles. Roy […]

Anatomi dan Fisiologi Mata

Mata adalah organ penglihatan. Suatu struktur yang sangat khusus dan kompleks, menerima dan mengirimkan data ke korteks serebral. Seluruh lobus otak, lobus oksipital, ditunjukan khusus untuk menerjemahkan citra visual. Lebih lanjut lagi, ada tujuh saraf otak (SO) memiliki hubungan dengan mata: untuk penglihatan (SO II); gerakan mata (SO III, IV dan VI): dan pupil (SO […]

Penggunaan Radioaktif Pada Karsinoma Tiroid

PENDAHULUAN Embriologi Kelenjar tiroid berkembang dari endoderm yang berasal dari sulcus pharyngeus pertama dan kedua. Tempat pembentukan kelenjar tiroid ini menjadi foramen sekum di pangkal lidah. Jaringan endodermal ini turun ke leher sampai setinggi cincin trakea kedua dan ketiga yang kemudian membentuk dua lobi. Penurunan ini terjadi pada garis tengah mudigah. Saluran pada struktur endodermal […]

Perawatan dan Lokasi Donor Untuk Graft Kulit

Lokasi donor dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria: 1. Mencapai kecocokan warna sedekat mungkin dengan memperhatikan jumlah cangkokan kulit yang diperlukan; 2. Mencocokan tekstur dan kualitas kulit untuk membawa rambut; 3. Mendapatkan cangkokan kulit yang setebal mungkin tanpa mengganggu kesembuhan luka pada lokasi donor, dan 4. Mempertimbangkan efek kosmetik pada lokasi donor setelah kesembuhan terjadi sehingga […]

Mengenal Anatomi dan Fisiologi Mata

Mata adalah organ penglihatan. Suatu struktur yang sangat khusus dan kompleks, menerima dan mengirimkan data ke korteks serebral. Seluruh lobus otak, lobus oksipital, ditujukan khusus untuk menerjemahkan citra visual. Lebih lanjut lagi, ada tujuh saraf otak (SO) memiliki hubungan dengan mata: untuk penglihatan (SO II); gerakan mata (SO III, IV dan VI): reaksi pupil (SO […]

Intervensi Keperawatan dan Pendidikan Pasien Kanker Kulit

Intervensi Keperawatan Karena banyak kanker kulit yang diangkat dengan tindakan eksisi, biasanya pasien dirawat di unit bedah rawat jalan. Peranan perawat adalah mengajarkan aktivitas perawatan-mandiri  pasca bedah kepada pasien. Luka biasanya (tidak selalu) ditutupi dengan kasa verban atau pembalut untuk melindungi lokasi lesi terhadap trauma fisik, iritan eksternal dan kontamin. Terhadap pasien dijelaskan tentang saat […]

Penatalaksanaan dan Keperawatan Dermatitis Seborea

Penatalaksanaan Karena tidak ada pengobatan seborea yang diketahui, maka tujuan terapinya adalah untuk mengendalikan kelainan tersebut dan memberikan kesempatan kepada kulit untuk memperbaiki dirinya sendiri. Dermatitis seborea pada badan dan muka akan bereaksi terhadap penggunaan preparat topikal krim kortikosteroid yang mengurangi respons inflamasi sekunder. Namun demikian, obat ini harus digunakan dengan hati-hati jika akan dioleskan […]

Askep Dermatitis

Dermatitis adalah peradangan kulit (epidermis dan dermis) sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen atau pengaruh faktor endogen, menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel, skuama) dan keluhan gatal  (Djuanda, Adhi, 2005). Dermatitis adalah peradangan pada kulit (imflamasi pada kulit) yang disertai dengan pengelupasan kulit ari dan pembentukkan sisik (Brunner dan Suddart 2000). […]

Defenisi Keperawatan Menurut Martha E. Rogers.

Defenisi Keperawatan Menurut Martha E. Rogers. Keperawatan adalah ilmu humanisti/humanitarian yang menggambarkan dan memperjelas bahwa manusia dalam strategi yang utuh dan dalam perkembangan hipotesis secara umum dengan memperkirakan prinsip – prinsip dasar untuk ilmu pengetahuan praktis. Ilmu keperawatan adalah ilmu kemanusiaan, mempelajari tentang alam dan hubungannya dengan perkembangan manusia. Rogers mengungkapkan bahwa aktivitas yang di […]

Kenali Penyakit Malaria

a. Pengertian Malaria Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit (protozoa) dan genus plasmodium, yang dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles. (Prabowo, 2004: 2) Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa dan genus plasmodium masa tunas atau inkubasi penyakit dapat beberapa hari atau beberapa bulan. (Dinas kesehatan DKI Jakarta) Berdasarkan pengertian diatas […]

Mekanisme Biofisika Jantung

Tekanan Darah Tekanan darah (blood pressure) adalah tenaga yang diupayakan oleh darah untuk melewati setiap unit atau daerah dari dinding pembuluh darah. Faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah: curah jantung, tahanan pembuluh darah perifer, aliran, dan volume darah. Bila seseorang mangatakan tekanan darahnya adalah 100 mmHg maka tenaga yang dikeluarkan oleh darah dapat mendorong merkuri […]