Home» Arsip » patofisiologi pathway persalinan normal

Ulasan tentang patofisiologi pathway persalinan normal

Published on 2 September 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang patofisiologi pathway persalinan normal dan informasi lain yang berkaitan dengan patofisiologi pathway persalinan normal.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang patofisiologi pathway persalinan normal yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi patofisiologi pathway persalinan normal terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Partograf, Alat Pencatatan Persalinan

Partograf adalah alat pencatatan persalinan, untuk menilai keadaan ibu, janin dan seluruh proses persalinan. Partograf digunakan untuk mendeteksi jika ada penyimpangan / masalah dari persalinan, sehingga menjadi partus abnormal dan memerlukan tindakan bantuan lain untuk menyelesaikan persalinan. Partograf merupakan lembaran form dengan berbagai grafik dan kode yang menggambarkan berbagai parameter untuk menilai kemajuan persalinan. Gambaran […]

Asuhan Keperawatan Bayi Normal

Bayi akan selalu membutuhkan perhatian ekstra dibandingkan anak yang lebih tua dan penitipan bayi akan menyediakan perawatan khusus dan memenuhi kebutuhan bayi seperti yang diharapkan oleh orangtua, sehingga orangtua akan merasa nyaman bekerja karena mereka meninggalkan anak mereka di tangan perawat.

Kebutuhan Nutrisi pada Kondisi Normal

1. Memperkirakan kebutuhan kalori Rumus        TEE = BEE x AF x SF TEE = total energy expenditure BEE = basal energy expenditure AF = activity factor SF = stress factor Rumus empirik: 30-35 kkal/kgBB/hari BEE berdasarkan persamaan Harris Benedict

Patofisiologi Cedera Kepala

Sebagian besar cedera otak tidak disebabkan oleh cedera langsung terhadap jaringan otak, tetapi terjadi sebagai akibat kekuatan luar yang membentur sisi luar tengkorak kepala atau dari gerakan otak itu sendiri dalam rongga tengkorak. Pada cedera deselerasi, kepala biasanya membentur suatu objek seperti kaca depan mobil, sehingga terjadi deselerasi tengkorak yang berlangsung tiba-tiba. Otak tetap bergerak […]

Patofisiologi dan Penatalaksanaan Penyakit Gout

Patofisiologi Hiperurisemia (konsentrasi asam urat dalam serum yang lebih besar dari 7,0 mg/dl [SI:0,4 mol/L) dapat (terapi tidak selalu) menyebabkan penumpukan kristal monosodium urat. Serangan gout tampaknya berhubungan dengan peningkatan atau penurunanan mendadak kadar asam urat serum. Kalau kristal urat mengendap dalam subuah sendi, respons inflamasi akan terjadi dan serangan gout dan dimulai. Dengan serangan […]

Patofisiologi Osteoartritis

Osteoartritis dapat dianggap sebagai hasil akhir banyak proses patologi yang menyatu menjadi suatu predisposisi penyakit yang menyeluruh. Osteoartritis mengenai kartilago artikuler, tulang subkondrium (lempeng tulang yang menyangga kartilago artikuler) serta sinovium, dan menyebabkan keadaan campuran dari proses degradasi, inflamasi serta perbaikan. Proses degeneratif dasar dalam sendi sudah di jelaskan sebelumnya dan di contohkan pada osteoartritis. […]

Nekrolisis Epidermis Toksik

Inspeksi kulit yang cermat harus dilakukan, dan penampilan kulit serta luas lesi dari nekrolisis toksik epidermis dicatat. Kulit  yang normal di observasi secara ketat untuk menentukan apakah timbul daerah-daerah bula yang baru. Perembasan cairan dari bula dipantau untuk memantau jumlah, warna dan baunya. Inspeksi rongga mulut untuk mendeteksi pembentukan bula  dan lesi yang terkelupas harus […]

Tinjauan dan Patofisiologi Acquired Immunodeficiency Syndrome

Sindrom imunodefisiensi yang didapat (AIDS, Acquired Immunodeficiency Syndrome) diartikan sebagai bentuk paling berat dari keadaan sakit terus-menerus yang berkaitan dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV).  Selama bertahun-tahun, HIV diartikan sebagai HTLV III (human T-cell lymphotropic virus tipe III) dan virus yang berkaitan dengan limfadenopati (LAV; lymphadenophaty associated virus). Manifestasi infeksi HIV berkisar mulai dari kelainan […]

Patofisiologi dan Penatalaksanaan Defisiensi sel-T

Hilangnya fungsi sel-T biasanya disertai dengan hilangnya sebagian aktifitas sel-B karena peranan regulasi yang dilaksanakan oleh sel-T dalam system imun. Status sel T dapat dievaluasi lewat hitung lifosit darah tepi. Limfo penia dapat menandakan defisit sel-T. Sel-T merupakan 65% hingga 85% dari total limfosit dalam darah tepi. Evaluasi untuk mengetahui apakah sel T mampu memproduksi […]

Patofisiologi Luka Bakar

Luka bakar disebabkan oleh pengalihan energi dari suatu sumber panas kepada tubuh. Panas dapat dipindahkan lewat hantaran atau radiasi elektromagnetik. Luka bakar dapt dikelompokan menjadi luka bakar termal, radiasi atau kimia. Destruksi jaringan terjadi akibat kaogulasi, denaturasi protein atau ionisasi isi sel. Kulit dan mukosa saluran napas atas merupaka lokasi destruksi jaringan. Jaringan yang dalam, […]

Askep Maternitas Pada Pasien Dengan Ketuban Pecah Dini

1. Definisi Ketuban pecah dini (KPD) adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda persalinan, dan ditunggu satu jam belum dimulainya tanda persalinan. Waktu sejak pecah ketuban sampai terjadi kontraksi rahim disebut “kejadian ketuban pecah dini” (periode laten) Kejadian ketuban pecah dini mendekati 10 % dari semua persalinan. Pada umur kehamilan kurang dari 34 minggu, kejadian sekitar […]

Etiologi Penyakit Vaginosis Bakterial

Ekosistem vagina normal adalah sangat kompleks. LactobaciIIus merupakan spesies bakteri yang dominan (flora normal) pada vagina perempuan usia subur, tetapi ada juga bakteri-bakteri lain yaitu bakteri aerob dan anaerob. Pada saat vaginosis bakterial muncul, terdapat pertumbuhan yang berlebihan dari beberapa spesies bakteri yang ditemukan, dimana dalam keadaan normal ada dalam konsentrasi rendah. Diketahui ada 4 […]

Asuhan Keperawatan Pada Masa Nifas

Pengertian •Nifas / puerperium: periode waktu / masa dimana organ-organ reproduksi kembali ke keadaan sebelum hamil. •Dimulai setelah kelahiran placenta, berakhir saat alat kandungan kembali ke keadaan sebelum hamil. •Waktu sekitar 6 minggu •Involusi: proses perubahan organ repro. •Masa nifas normal: involusi uterus, pengeluaran lokia, pengeluaran ASI dan perubahan sistem tubuh termasuk keadaan psikologis normal.

Patofisiologi dan Manifestasi Klinis Penyakit Sistemik Lupus Eritematosus

Penyakit sitemik lupus eritematosus (SLE) tampaknya terjadi akibat terganggunya regulasi kekebalan yang menyebabkan peningkatan autoantibodi yang berlebihan. Gangguan imunoregulasi ini ditimbulkan oleh kombinasi antara faktor-faktor genetik, hormonal (sebagaimana terbukti oleh awitan penyakit yang biasanya terjadi selama usia reproduktif) dan lingkungan (cahaya matahari, luka bakar termal). Obat-obat tertentu seperti hidralazin (Apresoline), prokainamid  (Pronestyl), isoniazid, klorpromazin dan […]

Memulihkan Keseimbangan Cairan dan Mempertahankan Suhu Tubuh Normal Pasien Luka Bakar

Memulihkan Keseimbangan Cairan dan Elektroilt. Perpindahan dan kehilangan cairan yang cepat selama periode awal pasca-luka bakar mengharuskan perawat untuk memeriksa tanda-tanda vital dan keluaran urin dengan sering di samping menilai tekanan vena sentral, tekanan arteri purmonalis serta curah jantung pda pasien luka bakar yang sakitnya berat. Pemberian cairan infuse dilakukan menurut program medik. Volume cairan […]

Hipertensi dan Faktor Penyebabnya

Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas). Penulisan tekanan darah seperti 110/70 mmHg adalah didasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung. Nilai yang lebih tinggi (sistolik) menunjukkan fase darah yang sedang […]

Luka Bakar Selama Fase Rehabilitasi

Pengkajian Informasi mengenai tingkat pendidikan pasien, pekerjaan, kegiatan rekreasi, latar belakang budaya, agama dan interaksi keluarga harus didapat secara dini. Konsep-diri, status mental, respons emosional terhadap luka bakar serta perawatan dirumah sakit, tingkat fungsi intelektual, perawatan rumah sakit yang sebelumnya, respons terhadap rasa nyeri serta tindakan untuk meredakan nyeri dan pola tidur, juga merupakan komponen […]

Askep Ibu dengan Letak Sungsang

A. Pengertian Letak sungsang adalah letak memanjang dengan bokong sebagai bagian yang terendah (presentase bokong). Letak sungsang dibagi sebagai berikut : 1. Letak sungsang murni yaitu bokong saja yang menjadi bagian depan sedangkan kedua tungkai lurus keatas. 2. Letak bokong kaki 3. Letak lutut 4. Letak kaki Frekuensi letak sungsang murni lebih tinggi pada kehamilan […]

Keperawatan Pasien Dengan Solutio Plasenta

Solutio Plasenta adalah lepasnya plasenta dengan implantasi normal sebelum waktunya pada kehamilan yang berusia di atas 28 minggu. (Arif Mansjoer. Kapita Selekta edisi 3 jilid 1, Media Aeskulapius. 2001). Solutio Plasenta adalah terlepasnya plasenta yang letaknya normal pada korpus uteri sebelum janin lahir. (Prof. Dr. Hanifa Wikryosastro. Ilmu Kebidanan Jakarta. PT Gramedia. 1992 ). Solutio […]

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Solutio Plasenta

Solutio Plasenta adalah lepasnya plasenta dengan implantasi normal sebelum waktunya pada kehamilan yang berusia di atas 28 minggu. (Arif Mansjoer. Kapita Selekta edisi 3 jilid 1, Media Aeskulapius. 2001). Solutio Plasenta adalah terlepasnya plasenta yang letaknya normal pada korpus uteri sebelum janin lahir. (Prof. Dr. Hanifa Wikryosastro. Ilmu Kebidanan Jakarta. PT Gramedia. 1992 ). Solutio […]