Home» Arsip » patofisiologi dan patoflow post partum

Ulasan tentang patofisiologi dan patoflow post partum

Published on 30 August 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang patofisiologi dan patoflow post partum dan informasi lain yang berkaitan dengan patofisiologi dan patoflow post partum.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang patofisiologi dan patoflow post partum yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi patofisiologi dan patoflow post partum terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Keperawatan Dewasa: Post Partum

Post Partum A. Pengertian Definisi nifas / puerpenium 1. Puerpenium / nifas adalah masa sesudah persalinan yang lamanya 6 minggu. Anonim, 1984 2. Kala Puerpenium berlangsung selama 6 minggu / 40 hari merupakan waktu yang diperlukan untuk pulihnya alat – alat kandungan pada keadaan normal Manuaba, 1998 3. Masa nifas (Puerpenium) dimulai setelah kelahiran plasenta […]

Patofisiologi dan Penatalaksanaan Penyakit Gout

Patofisiologi Hiperurisemia (konsentrasi asam urat dalam serum yang lebih besar dari 7,0 mg/dl [SI:0,4 mol/L) dapat (terapi tidak selalu) menyebabkan penumpukan kristal monosodium urat. Serangan gout tampaknya berhubungan dengan peningkatan atau penurunanan mendadak kadar asam urat serum. Kalau kristal urat mengendap dalam subuah sendi, respons inflamasi akan terjadi dan serangan gout dan dimulai. Dengan serangan […]

Tinjauan dan Patofisiologi Acquired Immunodeficiency Syndrome

Sindrom imunodefisiensi yang didapat (AIDS, Acquired Immunodeficiency Syndrome) diartikan sebagai bentuk paling berat dari keadaan sakit terus-menerus yang berkaitan dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV).  Selama bertahun-tahun, HIV diartikan sebagai HTLV III (human T-cell lymphotropic virus tipe III) dan virus yang berkaitan dengan limfadenopati (LAV; lymphadenophaty associated virus). Manifestasi infeksi HIV berkisar mulai dari kelainan […]

Patofisiologi dan Penatalaksanaan Defisiensi sel-T

Hilangnya fungsi sel-T biasanya disertai dengan hilangnya sebagian aktifitas sel-B karena peranan regulasi yang dilaksanakan oleh sel-T dalam system imun. Status sel T dapat dievaluasi lewat hitung lifosit darah tepi. Limfo penia dapat menandakan defisit sel-T. Sel-T merupakan 65% hingga 85% dari total limfosit dalam darah tepi. Evaluasi untuk mengetahui apakah sel T mampu memproduksi […]

Patofisiologi dan Manifestasi Klinis Penyakit Sistemik Lupus Eritematosus

Penyakit sitemik lupus eritematosus (SLE) tampaknya terjadi akibat terganggunya regulasi kekebalan yang menyebabkan peningkatan autoantibodi yang berlebihan. Gangguan imunoregulasi ini ditimbulkan oleh kombinasi antara faktor-faktor genetik, hormonal (sebagaimana terbukti oleh awitan penyakit yang biasanya terjadi selama usia reproduktif) dan lingkungan (cahaya matahari, luka bakar termal). Obat-obat tertentu seperti hidralazin (Apresoline), prokainamid  (Pronestyl), isoniazid, klorpromazin dan […]

Keperawatan Maternitas

Pengertian •Nifas / puerperium: periode waktu / masa dimana organ-organ reproduksi kembali ke keadaan sebelum hamil. •Dimulai setelah kelahiran placenta, berakhir saat alat kandungan kembali ke keadaan sebelum hamil. •Waktu sekitar 6 minggu •Involusi: proses perubahan organ repro. •Masa nifas normal: involusi uterus, pengeluaran lokia, pengeluaran ASI dan perubahan sistem tubuh termasuk keadaan psikologis normal. […]

Asuhan Keperawatan Pada Masa Nifas

Pengertian •Nifas / puerperium: periode waktu / masa dimana organ-organ reproduksi kembali ke keadaan sebelum hamil. •Dimulai setelah kelahiran placenta, berakhir saat alat kandungan kembali ke keadaan sebelum hamil. •Waktu sekitar 6 minggu •Involusi: proses perubahan organ repro. •Masa nifas normal: involusi uterus, pengeluaran lokia, pengeluaran ASI dan perubahan sistem tubuh termasuk keadaan psikologis normal.

Keperawatan Pasien Dengan Ablatio Retina

Ablasio Retina adalah pelepasan retina dari lapisan epitelium neurosensoris retina dan lapisan epitelia pigmen retina (Donna D. Ignativicius, 1991) Ablatio Retina juga diartikan sebagai terpisahnya khoroid di daerah posterior mata yang disebabkan oleh lubang pada retina, sehingga mengakibatkan kebocoran cairan, sehingga antara koroid dan retina kekurangan cairan (Barbara L. Christensen 1991). Tanda dan Gejala Ablatio […]

Cara Meningkatkan Pemahaman Pasien Psoriasis

Intervensi Keperawatan Perawat harus menjelaskan dengan perasaan yang peka bahwa sampai saat ini masih belum terdapat pengobatan untuk penyembuhan total penyakit psoriasis, bahwa penanganan seumur hidup tidak diperlukan dan bahwa keadaan ini dapat dihilangkan serta dikendalikan. Patofisiologi psoriasis ditinjau kembali termaksud faktor-faktor pencetusnya,yaitu : setiap iritasi atau cedera pada kulit (luka tersayat, abrasi, terbakar cahaya […]

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Marasmik-Kwashiorkor

Pendahuluan Defisiensi gizi dapat terjadi pada anak yang kurang mendapatkan masukan makanan dalam waktu lama. Istilah dan klasifikasi gangguan kekurangan gizi amat bervariasi dan masih merupakan masalah yang pelik. Walaupun demikian, secara klinis digunakan istilah malnutrisi energi dan protein (MEP) sebagai nama umum. Penentuan jenis MEP yang tepat harus dilakukan dengan pengukuran antropometri yang lengkap […]

Keperawatan Pasien Dengan Glaukoma

Suatu keadaan tekanan intra oculer / tekanan dalam bola mata cukup besar untuk menyebabkan kerusakan pupil, saraf optik dan kelainan lapang pandang. Klasifikasi Glaukoma a. Glaukoma primer Glaukoma yang terjadi dengan sendirinya pada orang yang telah memiliki bakat bawaan glaukoma yang terbagi atas; 1) Glaukoma sudut terbuka 2) Glaukoma sudut tertutup b. Glaukoma kongenital 1) […]

Asuhan Keperawatan Hidronefrosis

Pengertian Hidronefrosis adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada salah satu atau kedua ginjal akibat terkumpulnya urin di dalam ginjal. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai keadaan yang menyebabkan tersumbatnya lokasi-lokasi di sepanjang saluran kemih atau terganggunya fungsi kandung kemih, yang menyebabkan terjadinya aliran balik ke dalam ginjal. Apabila obstruksi ini terjadi di ureter […]

Asuhan Keperawatan BPH (Benigna Prostat Hiperlasia)

A. Pengertian Hipertropi Prostat adalah hiperplasia dari kelenjar periurethral yangkemudian mendesak jaringan prostat yang asli ke perifer dan menjadi simpai bedah. (Jong, Wim de, 1998). Benigna Prostat Hiperplasi ( BPH ) adalah pembesaran jinak kelenjar prostat, disebabkan oleh karena hiperplasi beberapa atau semua komponen prostat meliputi jaringan kelenjar / jaringan fibromuskuler yang menyebabkan penyumbatan uretra […]

Asuhan Keperawatan Pada Usus Buntu

Sebelumnya kita ketahui pengertian usus buntu itu apa. Usus buntu dalam bahasa Latin disebut sebagai Appendix vermiformis, organ ini ditemukan pada manusia, mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil. Pada awalnya organ ini dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi, tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi apendiks adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan […]

Perawatan Luka Bakar Di Tempat Kejadian

Fase Darurat/ Resusitasi Perawatan Luka Bakar Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, patofisiologi dan penatalaksanaan luka bakar dapat dibagi menjadi tiga fase. Meskipun terdapat prioritas bagi setiap fase, namun harus diingat bahwa semua fase ini saling overlap sehingga penilaian dan penatalaksanaan masalah serta komplikasi yang spesifik tidak terbatas pada masing-masing fase tetapi harus dilaksanakan di seluruh proses perawatan […]

Luka Bakar Selama Fase Rehabilitasi

Pengkajian Informasi mengenai tingkat pendidikan pasien, pekerjaan, kegiatan rekreasi, latar belakang budaya, agama dan interaksi keluarga harus didapat secara dini. Konsep-diri, status mental, respons emosional terhadap luka bakar serta perawatan dirumah sakit, tingkat fungsi intelektual, perawatan rumah sakit yang sebelumnya, respons terhadap rasa nyeri serta tindakan untuk meredakan nyeri dan pola tidur, juga merupakan komponen […]

Asuhan Keperawatan Tumor Uterus

A. Pengertian Tumor uterus adalah tumor alat genital yang bersifat neoflasma jinak yang terdapat pada ektoserviks maupun endoserviks-endometrium Atau suatu tumor jinak yang berbatas tegas, tidak berkapsul yang berasal dari otot polos dan jaringan ikat fibrous . Jenis – jenis tumor uterus berdasarkan letaknya Ektoserviks terbagi atas : Kista jaringan embrional : berasal dari saluran […]

Asuhan Keperawatan Polimialgia Reumatika

Patofisiologi Penyebab polimialgia reumatika tidak diketahui. Penyakit ini terutama terdapat di antara orang kulit putih (Kaukasia)—yang sering terjadi pada sanak saudara derajat pertama—dan penanda genetik (HLA-DR4) yang menyertainya menunjukkan adanya predisposisi familial. Endapan imunoglobulin dalam dinding arteri temporalis yang mengalami inflamasi juga menunjukkan suatu proses autoimun. Manifestasi Klinis Polimialgia reumatika ditandai oleh gangguan rasa nyaman […]

Askep TB Paru

1. Pendahuluan Penyakit TB Paru merupakan penyakit menahun/kronis (berlangsung lama) dan menular. Penyakit ini dapat diderita oleh setiap orang, tetapi paling sering menyerang orang-orang yang berusia antara 15 – 35 tahun, terutama mereka yang bertubuh lemah,  kurang gizi atau yang tinggal satu rumah dan berdesak-desakan bersama penderita TBC. Lingkungan yang lembap, gelap dan tidak memiliki […]

Keperawatan Pasien Dengan Trauma Tumpul Mata (Hifema)

Pasien Dengan Trauma Tumpul Mata (Hifema). Hifema adalah darah dalam bilik mata depan sebagai akibat pecahnya pembuluh darah pada iris, akar iris dan badan silia. Tanda dan Gejala • Mata merah • Rasa sakit • Mual dan muntah karena kenaikan Tekanan Intra Okuler (TIO). • Penglihatan kabur • Penurunan visus • Infeksi konjunctiva • Pada […]