Home» Arsip » patofisiologi dan pathway cedera kepala

Ulasan tentang patofisiologi dan pathway cedera kepala

Published on 29 August 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang patofisiologi dan pathway cedera kepala dan informasi lain yang berkaitan dengan patofisiologi dan pathway cedera kepala.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang patofisiologi dan pathway cedera kepala yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi patofisiologi dan pathway cedera kepala terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Patofisiologi Cedera Kepala

Sebagian besar cedera otak tidak disebabkan oleh cedera langsung terhadap jaringan otak, tetapi terjadi sebagai akibat kekuatan luar yang membentur sisi luar tengkorak kepala atau dari gerakan otak itu sendiri dalam rongga tengkorak. Pada cedera deselerasi, kepala biasanya membentur suatu objek seperti kaca depan mobil, sehingga terjadi deselerasi tengkorak yang berlangsung tiba-tiba. Otak tetap bergerak […]

Asuhan keperawatan Cedera Kepala

a. Definisi Cedera kepala yaitu adanya deformasi berupa penyimpangan bentuk atau penyimpangan garis pada tulang tengkorak, percepatan dan perlambatan ( accelerasi – decelerasi ) yang merupakan perubahan bentuk. Dipengaruhi oleh perubahan peningkatan pada percepatan faktor dan penurunan kecepatan, serta notasi yaitu pergerakan pada kepala dirasakan juga oleh otak sebagai akibat perputaran pada tindakan pencegahan. Prinsip […]

Pengobatan dan Pendidkan Pasien Infeksi Kutu Kepala

 Penatalaksanaan Terapinya mencakup pengeramasan rambut memakai sampo yang mengandung lindane (Kwell) atau senyawa piretrin dengan piperonil butoksida (sampo RID  dan R&C). Kepada pasien dianjurkan untuk megeramas kulit kepala  dan rambut menurut petunjuk pemakaian shampo tersebut. Sesudah dibilas sampai bersih, rambut disisir dengan sisir bergigi halus (serit) yang sudah dicelupkan dalam cuka agar telur atau cangkang […]

Patofisiologi dan Penatalaksanaan Penyakit Gout

Patofisiologi Hiperurisemia (konsentrasi asam urat dalam serum yang lebih besar dari 7,0 mg/dl [SI:0,4 mol/L) dapat (terapi tidak selalu) menyebabkan penumpukan kristal monosodium urat. Serangan gout tampaknya berhubungan dengan peningkatan atau penurunanan mendadak kadar asam urat serum. Kalau kristal urat mengendap dalam subuah sendi, respons inflamasi akan terjadi dan serangan gout dan dimulai. Dengan serangan […]

Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan CKB

A. PENGERTIAN Cidera kepala yaitu adanya deformasi berupa penyimpangan bentuk atau penyimpangan garis pada tulang tengkorak, percepatan dan perlambatan (accelerasi – decelerasi) yang merupakan perubahan bentuk dipengaruhi oleh perubahan peningkatan pada percepatan faktor dan penurunan kecepatan, serta notasi yaitu pergerakan pada kepala dirasakan juga oleh otak sebagai akibat perputaran pada tindakan pencegahan. B. PATOFISIOLOGI Otak […]

Tinjauan dan Patofisiologi Acquired Immunodeficiency Syndrome

Sindrom imunodefisiensi yang didapat (AIDS, Acquired Immunodeficiency Syndrome) diartikan sebagai bentuk paling berat dari keadaan sakit terus-menerus yang berkaitan dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV).  Selama bertahun-tahun, HIV diartikan sebagai HTLV III (human T-cell lymphotropic virus tipe III) dan virus yang berkaitan dengan limfadenopati (LAV; lymphadenophaty associated virus). Manifestasi infeksi HIV berkisar mulai dari kelainan […]

Patofisiologi dan Penatalaksanaan Defisiensi sel-T

Hilangnya fungsi sel-T biasanya disertai dengan hilangnya sebagian aktifitas sel-B karena peranan regulasi yang dilaksanakan oleh sel-T dalam system imun. Status sel T dapat dievaluasi lewat hitung lifosit darah tepi. Limfo penia dapat menandakan defisit sel-T. Sel-T merupakan 65% hingga 85% dari total limfosit dalam darah tepi. Evaluasi untuk mengetahui apakah sel T mampu memproduksi […]

Patofisiologi dan Manifestasi Klinis Penyakit Sistemik Lupus Eritematosus

Penyakit sitemik lupus eritematosus (SLE) tampaknya terjadi akibat terganggunya regulasi kekebalan yang menyebabkan peningkatan autoantibodi yang berlebihan. Gangguan imunoregulasi ini ditimbulkan oleh kombinasi antara faktor-faktor genetik, hormonal (sebagaimana terbukti oleh awitan penyakit yang biasanya terjadi selama usia reproduktif) dan lingkungan (cahaya matahari, luka bakar termal). Obat-obat tertentu seperti hidralazin (Apresoline), prokainamid  (Pronestyl), isoniazid, klorpromazin dan […]

Askep Ibu dengan Letak Sungsang

A. Pengertian Letak sungsang adalah letak memanjang dengan bokong sebagai bagian yang terendah (presentase bokong). Letak sungsang dibagi sebagai berikut : 1. Letak sungsang murni yaitu bokong saja yang menjadi bagian depan sedangkan kedua tungkai lurus keatas. 2. Letak bokong kaki 3. Letak lutut 4. Letak kaki Frekuensi letak sungsang murni lebih tinggi pada kehamilan […]

Asuhan Keperawatan Pasien Hidrosefalus

A. PENGERTIAN Hidrocephalus adalah: suatu keadaan patologis otak yang mengakibatkan bertambahnya cairan cerebrospinal (CSS) dengan atau pernah dengan tekanan intra kranial yang meninggi sehingga terdapat pelebaran ruangan tempat mengalirnya CSS. B. TANDA DAN GEJALA 1. Pembesaran kepala. 2. Tekanan intra kranial meningkat dengan gejala: muntah, nyeri kepala, oedema papil. 3. Bola mata terdorong ke bawah […]

Asuhan Keperawatan Pada Meningitis

Definisi Meningitis adalah radang selaput pelindung sistem saraf pusat. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, luka fisik, kanker, atau obat-obatan tertentu. Meningitis adalah penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian. Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur, atau pasilan yang menyebar […]

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Retardasi Mental

A. Pengertian Retardasi mental (RM) adalah suatu keadaan dimana seseorang memiliki kemampuan mental yang tidak mencukupi (WHO). Retardasi mental adalah kelainan fungsi intelektual yang subnormal terjadi pada masa perkembangan dan berhubungan dengan satu atau lebih gangguan dari maturasi, proses belajar dan penyesuaian diri secara sosial. RM adalah suatu keadaan yang di tandai dengan fungsi intelektual […]

Pelaksanaan Darurat Medis Luka Bakar

Pasien diangkut ke klinik gawat- darurat yang terdekat. Rumah sakit dan dokter disiagakan dengan menginformasikan bahwa pasien sedang dalam perjalanan ke rumah sakit sehingga semua tindakan penyelamatan jiwa pasien dapat segera dimulai oleh tim yang sudah terlatih. Prioritas pertama dalam ruang darurat tetap ABC (airway, breathing and circulation). Untuk cedera paru yang ringan, udara pernapasan […]

Asuhan Keperawatan Gangguan Hipovolemia

1. Definisi Hipovolemia adalah penurunan volume sirkulasi darah akibat beberapa faktor seperti pendarahan, dehidrasi, luka bakar, antara lain. Darah pada orang dewasa berarti 7% volume tubuh, sekitar 5 liter dalam 70 kg dewasa, dan 8-9% volume tubuh anak-anak. Dan 13% dari cairan tubuh. 2. Etiologi § Makan kurang dari diet yang ditentukan. § Kelebihan dosis […]

Cara Meningkatkan Pemahaman Pasien Psoriasis

Intervensi Keperawatan Perawat harus menjelaskan dengan perasaan yang peka bahwa sampai saat ini masih belum terdapat pengobatan untuk penyembuhan total penyakit psoriasis, bahwa penanganan seumur hidup tidak diperlukan dan bahwa keadaan ini dapat dihilangkan serta dikendalikan. Patofisiologi psoriasis ditinjau kembali termaksud faktor-faktor pencetusnya,yaitu : setiap iritasi atau cedera pada kulit (luka tersayat, abrasi, terbakar cahaya […]

Askep Meningitis

DEFINISI Meningitis adalah radang umum pada arakhnoid dan piameter, disebabkan oleh bakteri, virus, riketsia, atau protozoa,yang dapat terjadi secara akut dan kronis. Meningitis adalah radang pada meningen (membrane yang mengelilingi otak dan  medula spinalis) dan di sebabkan oleh virus atau jamur. Meningitis selanjutnya di klasifikasikan sebagai sepsis, asepsis dan tuberkulosa. Meningitis asepsis mengacu pada salah […]

Bagaimana Penatalaksanaan Klien Pada Trauma Abdomen

Rongga abdomen merupakan suatu rongga dengan dukungan bagian belakang oleh susunan tulang belakang torako-lumbo-sakralis dengan seluruh rongga yang diliputi otot dan jaringan pengikat yang relatif rentan terhadap trauma, bila dibandingkan dengan kerangka dada. Dibagian atas terdapat diaphragma dan dibawah didasari oleh diaphragma pelvis yang tersangga oleh kerangka pelvis. Bagian sisi dari muka seluruhnya di bentuk […]

Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Nefrotik Syndrom

A. Pengertian. Nefrotik syndrom merupakan gejala yang meliputi proteinuria (albumunuria), hipoalbunemia, udem yang luas, hiperlipidemia dan lipiduria. Neftorik syndrome terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. B. Etiologi. Nefrotik syndrome terjadi pada kondisi yang bervariasi seperti glomerulonefritis, lesi lomerulus penyakit sistemik seperti mellitus, infeksi, penyakit sirkulasi, reaksi alergi dan obat – obatan serta pregnancy dan transplantasi […]

Asuhan Keperawatan Pasien Miastenia Gravis

A. Konsep Dasar Penyakit 1. Definisi/Pengertian Miastenia gravis merupakan penyakit kelemahan otot yang dapat dijumpai pada anak, orang dewasa, dan pada orang tua. Sindrom klinis ini dikemukakan pertama kali pada tahun 1600. Pada akhir tahun 1800an miastenia gravis mulai dibedakan dari kelemahan otot akibat paralysis bulbar. Pada tahun 1920 seorang dokter yang menderita miastenia gravis […]

Asuhan Keperawatan Polimialgia Reumatika

Patofisiologi Penyebab polimialgia reumatika tidak diketahui. Penyakit ini terutama terdapat di antara orang kulit putih (Kaukasia)—yang sering terjadi pada sanak saudara derajat pertama—dan penanda genetik (HLA-DR4) yang menyertainya menunjukkan adanya predisposisi familial. Endapan imunoglobulin dalam dinding arteri temporalis yang mengalami inflamasi juga menunjukkan suatu proses autoimun. Manifestasi Klinis Polimialgia reumatika ditandai oleh gangguan rasa nyaman […]