Home» Arsip » laporan pendahuluan observasi vomiting

Ulasan tentang laporan pendahuluan observasi vomiting

Published on 4 September 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang laporan pendahuluan observasi vomiting dan informasi lain yang berkaitan dengan laporan pendahuluan observasi vomiting.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang laporan pendahuluan observasi vomiting yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi laporan pendahuluan observasi vomiting terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Individu: Tahap Pra Interaksi

Sebelum bertemu dengan pasien saudara perlu mengevaluasi diri tentang kemampuan yang saudara miliki. Jika saudara merasa tidak siap maka saudara perlu membaca kembali, diskusi dengan teman sekelompok atau dengan tutor. Jika saudara telah siap, maka saudara membuat rencana interaksi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu : evaluasi diri, penetapan perkembangan interaksi […]

Cara Mengkaji Lesi Kulit dan Vaskularitas serta Hidrasi

Mengkaji Lesi Kulit Lesi kulit merupakan karakteristik yang paling menonjol pada kelainan dermatologik. Lesi pada kulit memiliki ukuran, bentuk serta penyebab yang beragam, dan diklasifikasikan menurut penampakan serta asalnya. Lesi kulit dapat diuraikan sebagai lesi primer atau sekunder. Lesi primer merupakan lesi inisial dan karakterisitik penyakit itu sendiri. Lesi sekunder terjadi akibat sebab-sebab eksternal, seperti […]

10 Diagnosa Perawatan Pasien dengan Pneumonia

Diagnosa Perawatan 1: Kebersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Dapat dihubungkan dengan : Inflamasi trakeobronkial, pembentukan oedema, peningkatan produksi sputum Nyeri pleuritik Penurunan energi, kelemahan Kemungkinan dibuktikan dengan : Perubahan frekuensi kedalaman pernafasan Bunyi nafas tak normal, penggunaan otot aksesori Dispnea, sianosis Bentuk efektif / tidak efektif dengan / tanpa produksi sputum Kriteria Hasil : Menunjukkan […]

Partograf, Alat Pencatatan Persalinan

Partograf adalah alat pencatatan persalinan, untuk menilai keadaan ibu, janin dan seluruh proses persalinan. Partograf digunakan untuk mendeteksi jika ada penyimpangan / masalah dari persalinan, sehingga menjadi partus abnormal dan memerlukan tindakan bantuan lain untuk menyelesaikan persalinan. Partograf merupakan lembaran form dengan berbagai grafik dan kode yang menggambarkan berbagai parameter untuk menilai kemajuan persalinan. Gambaran […]

Askep TB Paru

1. Pendahuluan Penyakit TB Paru merupakan penyakit menahun/kronis (berlangsung lama) dan menular. Penyakit ini dapat diderita oleh setiap orang, tetapi paling sering menyerang orang-orang yang berusia antara 15 – 35 tahun, terutama mereka yang bertubuh lemah,  kurang gizi atau yang tinggal satu rumah dan berdesak-desakan bersama penderita TBC. Lingkungan yang lembap, gelap dan tidak memiliki […]

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Marasmik-Kwashiorkor

Pendahuluan Defisiensi gizi dapat terjadi pada anak yang kurang mendapatkan masukan makanan dalam waktu lama. Istilah dan klasifikasi gangguan kekurangan gizi amat bervariasi dan masih merupakan masalah yang pelik. Walaupun demikian, secara klinis digunakan istilah malnutrisi energi dan protein (MEP) sebagai nama umum. Penentuan jenis MEP yang tepat harus dilakukan dengan pengukuran antropometri yang lengkap […]

Askep Bronkopneumonia

1. Definisi Pneumonia merupakan peradangan akut parenkim paru-paru yang biasanya berasal dari suatu infeksi. (Price, 1995) Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan menimbulkan gangguan pertukaran gas setempat. (Zul, 2001) Bronkopneumonia digunakan unutk menggambarkan pneumonia yang mempunyai pola penyebaran berbercak, […]

Askep Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Perkemihan

PENGERTIAN GNA adalah reaksi imunologi pada ginjal terhadap bakteri atau virus tertentu. Yang sering terjadi ialah akibat infeksi kuman streptococcus, sering ditemukan pada usia 3-7 tahun. ETIOLOGI Streptococcus beta hemoliticus group A. Keracunan (timah hitam, tridion) Penyakit sipilis Trombosis vena renalis Penyakit kolagen MANIFESTASI KLINIK 1. Hematuria 2. Oliguria 3. Edema ringan sekitar mata atau […]

Sepsis Pada Pasien Luka Bakar

Tanda-tanda sepsis sistemik dini sering meragukan dan memerlukan tingkat kecurigaan yang tinggi serta pemantauan yang sangat ketat terhadap berbagai perubahan dalam status pasien. Tanda-tanda dini sepsis dapat mencakup peningkatan suhu tubuh, peningkatan frekuensi denyut nadi, pelebaran tekanan nadi, dan kulit yang kering serta mengalami flushing di bagian tubuh yang tidak terbakar. Seperti pada banyak observasi […]

Asuhan Keperawatan Pneumonia Pneumocystis Carinii

Respiratorius Pneumonia Pneumocytis Carinii. Gejala napas yang pendek, sesak napas (dispnea), batuk-batuk, nyeri dada dan demam akan menyertai berbagai infeksi oportunis, seperti yang disebabkan oleh Mycobacterium avium intracellular (MAI), sitomegalovirus (CMV) dan legionella. Walaupun begitu, infeksi yang paling sering ditemukan diantara penderita AIDS adalah pneumonia pneumocystis carinii (PCP) yang merupakan penyakit oportunis pertama yang dideskripsikan […]

Penggunaan Parasetamol dapat Menyebabkan Alergi dan Asma

Penggunaan parasetamol untuk bayi mungkin berhubungan dengan pengembangan alergi dan asma di kemudian hari. Tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi temuan ini. “Penelitian lanjutan perlu, apalagi manfaat penggunaan parasetamol untuk pengendalian demam masih lebih besar daripada potensi pengembangan alergi di kemudian hari,” kata Julian Crane, profesor di Universitas Otago Wellington dan penulis laporan ini.

Nekrolisis Epidermis Toksik

Inspeksi kulit yang cermat harus dilakukan, dan penampilan kulit serta luas lesi dari nekrolisis toksik epidermis dicatat. Kulit  yang normal di observasi secara ketat untuk menentukan apakah timbul daerah-daerah bula yang baru. Perembasan cairan dari bula dipantau untuk memantau jumlah, warna dan baunya. Inspeksi rongga mulut untuk mendeteksi pembentukan bula  dan lesi yang terkelupas harus […]

Komunikasi Perawat dalam Mengkaji Masalah Kulit

Riwayat Kesehatan Pasien Pada saat merawat pasien dengan gangguan dermatologik, perawat dapat mendapatkan informasi penting melalui riwayat melalui kesehatan pasien dan observasi langsung. Dalam banyak kasus, pasien atau keluarganya merasa lebih nyaman berbicara dengan perawat dan menyampaikan informasi penting yang mungkin disimpannya atau lupa di sampaikan ketika berbicara dengan dokter atau petugas kesehatan yang lain. […]

Asuhan Keperawatan Abortus

A. PENGERTIAN Abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin mampu hidup di luar kandungan dengan berat badan kurang dari 1000 gram atau umur kehamilan kurang dari 28 minggu. Abortus atau keguguran dibagi menjadi 1. Berdasarkan kejadiannya a. Abortus spontan terjadi tanpa ada unsur tindakan dari luar dan dengan kekuatan sendiri b. Abortus buatan sengaja dilakukan […]

Penatalaksanaan Kehilangan Cairan dan Syok Pasien Luka Bakar

Pemindahan ke Unit Luka Bakar Dalam dan luasnya luka bakar perlu dipertimbangkan dalam menentukan apakah pasien harus dipindahkan ke unit atau rumah sakit khusus luka bakar. Bagan 55-1 memuat daftar criteria yang dikeluarkan oleh perhimpunan Luka Bakar Amerika untuk rujukan ke rumah sakit khusus luka bakar setelah dilakukan pengkajian dan penatalaksanaan pendahuluan. Jika pasien akan […]

Metode Untuk Menentukan Luas Luka Bakar

Rumus sembilan (Rule of Nines). Estimasi luas permukaan tubuh yang terbakar disederhanakan dengan menggunakan rumus sembilan. Rumus sembilan merupakan cara yang cepat untuk menghitung luas daerah yang terbakar. Sistem tersebut menggunakan presentase dalam kelipatan sembilan terhadap permukaan tubuh yang luas. Metode Lund dan Browder. Metode yang lebih tepat untuk memperkirakan luas permukaan tubuh yang terbakar […]

Gagal Napas Akut dan Kerusakan Organ Viseral

Gagal Napas Akut dan Adult Respiratory Distress Syndrome Status respirasi pasien harus dipantau dengan ketat untuk mendeteksi peningkatan kesulitan bernapas, perubahan pada pola pernapasan dan awitan suara-suara tambahan (abnormal). Secara khas dalam stadium ini akan muncul tanda dan gejala cedera pada traktus respiratorius. Kemudian terjadi gagal napas. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, tanda-tanda hipoksia (penipisan oksigen), berkurangnya […]

Perawatan Luka Bakar Selama Fase Akut

Pengkajian Pengkajian yang berkesinambungan terhadap pasien luka bakar selama minggu-minggu pertama sesudah terjadinya luka bakar terfokus pada berbagai perubahan hemodinamika, proses kesembuhan luka, rasa nyeri dan respons psikososial serta deteksi dini komplikasi. Pengkajian terhadap status respirasi dan cairan tetap merupakan prioritas paling utama untuk mendeteksi komplikasi potensial. Tanda-tanda vital harus diukur dengan sering. Pengkajian yang […]

Asuhan Keperawatan Pasien Kondisi Kulit Abnormal

Terapi Intralesi Terapi intralesi terdiri atas penyuntikan suspensi obat yang steril (biasanya kortikosteroid) ke dalam atau tepat di bawah lesi. Meskipun terapi ini mungkin memberikan efek anti-inflamasi, atrofi lokal dapat terjadi jika obat tersebut disuntikkan ke dalam lemak subkutan. Lesi kulit yang diobati dengan terapi intralesi mencakup psoriasis, keloid dan akne sistika. Kadang-kadang preparat imunoterapi […]

Asuhan Keperawatan Pasien Diare Infeksius

Proses keperawatan pasien diare infeksius Elemen paling penting dari pengkajian pada pasien diare adalah menentukan status hidrasi. Tujuan rehidrasi adalah untuk mengoreksi tingkat dehidrasi. Pengkajian meliputi evaluasi untuk rasa haus, kekeringan membrane mukosa mulut, mata cekung, pulsasi yang lemah, dan penurunan turgor kulit. Observasi secara cermat untuk menemukan tanda ini penting untuk menangani penyakit dehidrasi […]