Home» Arsip » laporan pendahuluan eliminasi urin

Ulasan tentang laporan pendahuluan eliminasi urin

Published on 3 September 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang laporan pendahuluan eliminasi urin dan informasi lain yang berkaitan dengan laporan pendahuluan eliminasi urin.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang laporan pendahuluan eliminasi urin yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi laporan pendahuluan eliminasi urin terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Gen Dari Kedua Orangtua Meningkatkan Risiko Preeklamsia

Gen dari kedua orangtua dapat meningkatkan risiko preeklamsia, sebuah komplikasi serius yang terjadi pada sekitar 5%, demikian menurut penelitian terbaru. Setelah mempelajari data tentang 500.000 kelahiran, para peneliti di Universitas Bergen menemukan bahwa ibu dan ayah dapat meneruskan sebuah kelemahan kepada anak mereka. “Pria dan wanita yang lahir dari kehamilan preeklamtik dikaitkan dengan risiko preeklamsia […]

Penatalaksanaan Kehilangan Cairan dan Syok Pasien Luka Bakar

Pemindahan ke Unit Luka Bakar Dalam dan luasnya luka bakar perlu dipertimbangkan dalam menentukan apakah pasien harus dipindahkan ke unit atau rumah sakit khusus luka bakar. Bagan 55-1 memuat daftar criteria yang dikeluarkan oleh perhimpunan Luka Bakar Amerika untuk rujukan ke rumah sakit khusus luka bakar setelah dilakukan pengkajian dan penatalaksanaan pendahuluan. Jika pasien akan […]

Keperawatan Pada Pasien TB Paru Dengan Atelektasis

PENGERTIAN : Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh Myobakterium Tuberkulosis. ETIOLOGI : Jenis kuman berbentuk batang, ukuran panjang 1-4/um dan tebal 0,3-0,6/um. Sebagian besar kuman berupa lemak/lipid sehingga kuman tahan terhadap asam dan lebih tahan terhadap kimia, fisik. Sifat lain dari kuman ini adalah aerob yang menyukai daerah yang banyak […]

Keperawatan Dewasa: Post Partum

Post Partum A. Pengertian Definisi nifas / puerpenium 1. Puerpenium / nifas adalah masa sesudah persalinan yang lamanya 6 minggu. Anonim, 1984 2. Kala Puerpenium berlangsung selama 6 minggu / 40 hari merupakan waktu yang diperlukan untuk pulihnya alat – alat kandungan pada keadaan normal Manuaba, 1998 3. Masa nifas (Puerpenium) dimulai setelah kelahiran plasenta […]

Asuhan Keperawatan Urolithiasis

1. DEFINISI UROTILIASIS Urolitiasis adalah kondisi di mana batu kemih terbentuk atau di mana saja di sistem kemih. Istilah nefrolitiasis (atau “kalkulus ginjal”) mengacu pada batu yang di ginjal, sedangkan ureterolithiasis mengacu pada batu yang ada di saluran kencing. Istilah cystolithiasis (atau vesikalis bate) mengacu pada batu yang membentuk atau yang telah lulus ke dalam […]

Asuhan Keperawatan Syok Hipovolemik

Syok adalah kondisi hilangnya volume darah sirkulasi efektif. Kemudian diikuti perfusi jaringan dan organ yang tidak adekuat, yang akibat akhirnya gangguan metabolik selular. Pada beberapa situasi kedaruratan adalah bijaksana untuk mengantisipasi kemungkinan syok. Seseorang dengan cidera harus dikaji segera untuk menentukan adanya syok. Penyebab syok harus ditentukan (hipovolemik, kardiogenik, neurogenik, atau septik syok). Syok adalah […]

Asuhan Keperawatan Pada Aritmia (Jantung)

I. Konsep Dasar Teori A. Pengertian Gangguan irama jantung atau aritmia merupakan komplikasi yang sering terjadi pada infark miokardium. Aritmia atau disritmia adalah perubahan pada frekuensi dan irama jantung yang disebabkan oleh konduksi elektrolit abnormal atau otomatis (Doenges, 1999). Aritmia timbul akibat perubahan elektrofisiologi selsel miokardium. Perubahan elektrofisiologi ini bermanifestasi sebagai perubahan bentuk potensial aksi […]

Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal atau Acute renal failure (ARF) dapat diartikan sebagai penurunan cepat/tiba-tiba atau parah pada fungsi filtrasi ginjal. Kondisi ini biasanya ditandai oleh peningkatan konsentrasi kreatinin serum atau azotemia (peningkatan konsentrasi BUN [Blood Urea Nitrogen] ). Akan tetapi biasanya segera setelah cedera ginjal terjadi, tingkat konsentrasi BUN kembali normal, sehingga yang menjadi patokan adanya kerusakan […]

Askep Keluarga

Keluarga adalah unit terkecil masyarakat, terdiri dari suami istri dan anaknya atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya. (uu. No 10, 1992). Keluarga adalah kumpulan dua orang / lebih hidup bersama dg keterikatan aturan dan emosional, dan setiap individu punya peran masing-masing (friedman 1998) Kesimpulan : – unit terkecil dari masy – dua orang […]

Askep Penyakit Jantung Rematik (PJR)

1. DEFINISI Penyakit jantung rematik adalah salah satu dari berbagai macam penyakit jantung yang ada. Penyakit jantung rematik (PJR) atau dalam bahasa medisnya Rheumatic Heart Disease (RHD) ini adalah kondisi dimana terjadi kerusakan permanen dari katup-katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama katup mitral (stenosis katup mitral) yang disebabkan oleh demam rematik. 2. […]

Anatomi dan Fisiologi Buli

Buli merupakan suatu organ berongga yang terletak dibelakang tulang simfisis pubis dan menempati sebagian besar rongga pelvic. Dalam keadaan buli penuh, letaknya lebih tinggi dari tulang simpisis pubis sehingga dapat diraba atau diperkusi dari luar. Bila isi buli melebihi kapasitas buli over distensi, baik akut maupun kronis, maka usus akan terdorong ke atas dan benjolan […]

Bahaya Produk Herbal Cina

Pemakaian produk herbal yang populer di kalangan masyarakat China, yang salah satunya mengandung asam “aristolochic”, ternyata ada kaitannya dengan meningkatnya resiko kanker saluran urin, demikian hasil studi penemuan para ilmuwan di Taiwan. Asam aristolochic –masyarakat China mengenalnya dengan nama “Mu Tong”– umummnya dapat ditemukan dalam beberapa macam produk herbal yang digunakan oleh masyarakat China untuk […]

Perawatan Luka Bakar Selama Fase Darurat atau Resusitasi

Pengkajian Data-data hasil pengkajian yang didapat lewat petugas di luar rumah sakit (petugas penyelamat, seperti PPPK atau petugas gawat-darurat) harus dibagikan kepada perawat dan dokter pada klinik kedaruratan. Pengkajian keperawatan dalam fase darurat luka bakar berfokus pada prioritas utama bagi setiap pasien trauma dengan harus dibagikan kepada perawat dan dokter pada klinik kedaruratan. Pengkajian keperawatan […]

Pemantauan dan Penatalaksanaan Komplikasi Potensial Luka Bakar

Gagal Napas Akut. Jika pasien memiliki saluran napas yang paten dan respirasi yang spontan, perawat harus melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap tanda-tanda cedera inhalasi seperti bertambahnya keparauan suara, stridor (pernapasan yang berbunyi), frekuensi dan dalamnya respirasi abnormal, atau perubahan mental yang disebabkan oleh hipoksia. Pengkajian keperawatan mencakup peninjauan terhadap hasil-hasil laboratorium dan pemeriksaan sinar-x. Meskipun […]

Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan CKB

A. PENGERTIAN Cidera kepala yaitu adanya deformasi berupa penyimpangan bentuk atau penyimpangan garis pada tulang tengkorak, percepatan dan perlambatan (accelerasi – decelerasi) yang merupakan perubahan bentuk dipengaruhi oleh perubahan peningkatan pada percepatan faktor dan penurunan kecepatan, serta notasi yaitu pergerakan pada kepala dirasakan juga oleh otak sebagai akibat perputaran pada tindakan pencegahan. B. PATOFISIOLOGI Otak […]

Penatalaksanaan Syok Hipovolemik

Perdarahan merupakan penyebab tersering dari syok pada pasien-pasien trauma, baik oleh karena perdarahan yang terlihat maupun perdarahan yang tidak terlihat. Perdarahan yang terlihat, perdarahan dari luka, atau hematemesis dari tukak lambung. Perdarahan yang tidak terlihat, misalnya perdarahan dari saluran cerna, seperti tukak duodenum, cedera limpa, kehamilan di luar uterus, patah tulang pelvis, dan patah tulang […]

Memulihkan Keseimbangan Cairan dan Mempertahankan Suhu Tubuh Normal Pasien Luka Bakar

Memulihkan Keseimbangan Cairan dan Elektroilt. Perpindahan dan kehilangan cairan yang cepat selama periode awal pasca-luka bakar mengharuskan perawat untuk memeriksa tanda-tanda vital dan keluaran urin dengan sering di samping menilai tekanan vena sentral, tekanan arteri purmonalis serta curah jantung pda pasien luka bakar yang sakitnya berat. Pemberian cairan infuse dilakukan menurut program medik. Volume cairan […]

Perawatan Pasien Luka Bakar

Kateter urin indwelling dipasang untuk memungkinkan pemantauan haluaran urin dan faal ginjal yang lebih akurat. Nilai-nilai dasar untuk tinggi dan berat badan, gas darah arteri, hematokrit, elektrolit, golongan darah serta hasil pencocokan-silang (cross-matching), urinalisis, dan foto rontgen toraks harus didapat. Jika pasien menderita luka bakar listrik, pemeriksaan elektrokardiogram dasar harus dilakukan. Karena luka bakar merupakan […]

Diagnosa Keperawatan untuk Kekurangan Volume Cairan

Penurunan cairan intravaskular, interstisial atau intraseluler. Hal ini mengacu pada dehidrasi, kehilangan air saja tanpa perubahan sodium Defisit volume cairan, atau hipovolemia, terjadi dari hilangnya cairan tubuh atau pergeseran cairan ke dalam ruang ketiga, atau dari asupan cairan berkurang. Sumber umum untuk kehilangan cairan adalah gastrointestinal (GI) saluran, poliuria, dan keringat meningkat. Cairan defisit volume […]

Keperawatan pada Tetanus

Tetanus adalah penyakit serius yang disebabkan ketika bakteri (Clostridium tetani) masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi. Bakteri melepaskan toksin yang mempengaruhi sistem saraf dan dapat menyebabkan seseorang menderita kejang otot dan kekakuan, peningkatan denyut jantung, demam dan berkeringat, kesulitan bernapas, dan bahkan kematian. Penyebabnya dapat ditemukan hampir di mana-mana di lingkungan. Penilaian Keperawatan pada […]