Home» Arsip » kuesioner penerapan komunikasi terapeutik

Ulasan tentang kuesioner penerapan komunikasi terapeutik

Published on 4 September 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang kuesioner penerapan komunikasi terapeutik dan informasi lain yang berkaitan dengan kuesioner penerapan komunikasi terapeutik.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang kuesioner penerapan komunikasi terapeutik yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi kuesioner penerapan komunikasi terapeutik terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Individu: Tahap Perkenalan

Perkenalan merupakan kegiatan yang saudara lakukan saat pertama kali bertemu atau kontak dengan pasien. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah: a. Memberi salam • Assalamu’alaikum/selamat pagi/siang/sore/malam atau sesuai dengan latar belakang sosial budaya spiritual pasien, disertai dengan mengulurkan tangan untuk jabatan tangan. Pasien gangguan jiwa mungkin tidak menjawab salam dan uluran tangan saudara.

Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Individu: Tahap Pra Interaksi

Sebelum bertemu dengan pasien saudara perlu mengevaluasi diri tentang kemampuan yang saudara miliki. Jika saudara merasa tidak siap maka saudara perlu membaca kembali, diskusi dengan teman sekelompok atau dengan tutor. Jika saudara telah siap, maka saudara membuat rencana interaksi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu : evaluasi diri, penetapan perkembangan interaksi […]

Tehnik Komunikasi Terapeutik

Tiap klien tidak sama oleh karena itu diperlukan penerapan tehnik berkomunikasi yang berbeda pula. Tehnik komunikasi berikut ini, treutama penggunaan referensi dari Shives (1994), Stuart & Sundeen (1950) dan Wilson & Kneisl (1920), yaitu:

Komunikasi Verbal

Jenis komunikasi yang paling lazim digunakan dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah pertukaran informasi secara verbal terutama pembicaraan dengan tatap muka. Komunikasi verbal biasanya lebih akurat dan tepat waktu. Kata- kata adalah alat atau simbol yang dipakai untuk mengekspresikan ide atau perasaan, membangkitkan respon emosional, atau menguraikan obyek, observasi dan ingatan. Sering juga untuk […]

Sikap Dalam Berkomunikasi

Komunikasi merupakan komponen dasar dari hubungan antar manusia dan meliputi pertukaran informasi, perasaan, pikiran dan perilaku antara dua orang atau lebih. Komunikasi mempunyai dua tujuan, yaitu untuk pertukaran informasi dan mempengaruhi orang lain.

Komunikasi Terapeutik, Pengenalan Tahap Orientasi

Tahap orientasi dilaksanakan pada awal pertemuan kedua dan seterusnya. Tujuan tahap orientasi adalah mengevaluasi kondisi pasien, memvalidasi rencana yang telah Perawat buat sesuai dengan keadaan pasien saat ini dan mengevaluasi hasil tindakan yang lalu. Umumnya dikaitkan dengan hal yang telah dilakukan bersama pasien. a. Memberi salam • Assalamu’alaikum/selamat pagi/siang/sore/malam Tuti.

Komunikasi Non-Verbal

Komunikasi non-verbal adalah pemindahan pesan tanpa menggunakan kata- kata. Merupakan cara yang paling meyakinkan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Perawat perlu menyadari pesan verbal dan non-verbal yang disampaikan klien mulai dari saat pengkajian sampai evaluasi asuhan keperawatan, karena isyarat non-verbal menambah arti terhadap pesan verbal. Perawat yang mendektesi suatu kondisi dan menentukan kebutuhan asuhan […]

Mempertahankan Nutrisi yang Adekuat dan Meningkatkan Komunikasi Pasien Rekonstruktif Fasial

Mempertahankan Nutrisi yang Adekuat. Sesudah edema oral dan faring berkurang, luka insisi serta tempat pemasangan flap tampak sembuh, dan pasien telah mampu menelan air ludahnya, maka kepada pasien dapat ditawarkan minuman, yang kemudian diikuti oleh pembeian makanan lunak. Apabila pasien tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya lewat jalur oral, pemberian nutrisi parenteral total (infus nutrien, air […]

Komunikasi Perawat dalam Mengkaji Masalah Kulit

Riwayat Kesehatan Pasien Pada saat merawat pasien dengan gangguan dermatologik, perawat dapat mendapatkan informasi penting melalui riwayat melalui kesehatan pasien dan observasi langsung. Dalam banyak kasus, pasien atau keluarganya merasa lebih nyaman berbicara dengan perawat dan menyampaikan informasi penting yang mungkin disimpannya atau lupa di sampaikan ketika berbicara dengan dokter atau petugas kesehatan yang lain. […]

Askep Dengan Payah Jantung , Odem Paru dan Gagal Nafas

A. Konsep dasar Gagal nafas yang terjadi pada klien dengan hard heart failure merupakan suatu proses sistematis yang biasanya merupakan peristiwa yang panjang dan berakhir dengan kegagalan fungsi jantung yang memicu terjadinya bendungan pada paru sehingga terjadi “dead space” yang berakibat kegagalan ventilasi alveolar.(Paul L.Marino 1991)

Konsep Dasar Keperawatan Perioperatif

Tindakan operasi atau pembedahan, baik elektif maupun kedaruratan adalah peristiwa kompleks yang menegangkan. Kebanyakan prosedur bedah dilakukan di kamar operasi rumah sakit, meskipun beberapa prosedur yang lebih sederhana tidak memerlukan hospitalisasi dan dilakukan di klinik-klinik bedah dan unit bedah ambulatori. Individu dengan masalah kesehatan yang memerlukan intervensi pembedahan mencakup pula pemberian anastesi atau pembiusan yang […]

Konsep Sehat Sakit Menurut Budaya Masyarakat

Istilah sehat mengandung banyak muatan kultural, sosial dan pengertian profesional yang beragam. Dulu dari sudut pandangan kedokteran, sehat sangat erat kaitannya dengan kesakitan dan penyakit. Dalam kenyataannya tidaklah sesederhana itu, sehat harus dilihat dari berbagai aspek. WHO melihat sehat dari berbagai aspek. Definisi WHO (1981): Health is a state of complete physical, mental and social […]

Asuhan Keperawatan Komplikasi Potensial Pasien HIV

Pasien yang fungsi kekebalannya terganggu akan menghadapi risiko untuk terkena infeksi oportunis.  Karena itu, preparat antibiotic akan dipreskripsikan  oleh dokter, dan kemudian specimen untuk pemeriksaan laboratorium diambil serta dianalisis untuk memantau sfektifitas terapi anti infeksi tersebut. Pasien dan perawatnya harus mempelajari tanda-tanda dan gejala infeksi oportunis yang harus segera dilaporkan kepada petugas kesehatan; tanda-tanda ini […]

Askep Keluarga

Keluarga adalah unit terkecil masyarakat, terdiri dari suami istri dan anaknya atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya. (uu. No 10, 1992). Keluarga adalah kumpulan dua orang / lebih hidup bersama dg keterikatan aturan dan emosional, dan setiap individu punya peran masing-masing (friedman 1998) Kesimpulan : – unit terkecil dari masy – dua orang […]

Peran dan Fungsi Perawat

A. Peran Perawat Menurut konsorsium ilmu kesehatan tahun 1989 peran perawat terdiri dari : 1. Sebagai pemberi asuhan keperawatan Peran ini dapat dilakukan perawat dengan memperhatikan keadaan kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan melalui pemberian pelayanan keperawatan. Pemberian asuhan keperawatan ini dilakukan dari yang sederhana sampai dengan kompleks. 2. Sebagai advokat klien Peran ini dilakukan perawat […]

Asuhan Keperawatan Hiperemesis Gravidarum

A. Pengertian Hiperemesis gravidarum merupakan kejadian mual dan muntah yang berlebihan sehingga mengganggu aktivitas ibu hamil. Hiperemesis gravidarum sering terjadi pada awal kehamilan antara umur kehamilan 8-12 minggu. Hiperemesis gravidarum apabila tidak tertangani dengan baik akan menyebabkan komplikasi bahkan kematian ibu dan janin. Prevalensi hiperemesis gravidarum antara 1-3 % atau 5-20 kasus per 1000 kehamilan […]

Unit Mayor Model Keperawatan

Unit mayor model keperawatan digunakan untuk menjelaskan penekanan dan asumsi dasar dari teori keperawatan yang ada. Ke tujuh unit mayor tersebut adalah : 1. Tujuan keperawatan Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai/diharapkan. Tujuan keperawatan yang dibuat harus sejalan dengan profesi lain seperti dokter, ahli gizi, ahli radiology Masing-masing teori keperawatan mempunyai tujuan keperawatan yang spesifik, […]

Asuhan Keperawatan Pasien Miastenia Gravis

A. Konsep Dasar Penyakit 1. Definisi/Pengertian Miastenia gravis merupakan penyakit kelemahan otot yang dapat dijumpai pada anak, orang dewasa, dan pada orang tua. Sindrom klinis ini dikemukakan pertama kali pada tahun 1600. Pada akhir tahun 1800an miastenia gravis mulai dibedakan dari kelemahan otot akibat paralysis bulbar. Pada tahun 1920 seorang dokter yang menderita miastenia gravis […]

Diagnosis Keperawatan Pasien Bedah Rekonstruktif

Berdasarkan data-data hasil pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan pasien yang utama dapat mencakup : 1. Bersihan jalan nafas tidak efektif yang berhubungan dengan sekret trakeobronkial. 2. Nyeri yang berhubungan dengan endema fasial dan efek dari prosedur bedah. 3. Perubahan nutrisi: kurang dari kebutuhan yang berhubungan dengan perubahan fisiologis rongga mulut, pengeluaran air liur yang berlebihan, gangguan […]

Meningkatkan Integritas Kulit Pasien Psoriasis

Meningkatkan Integritas Kulit Untuk menghindari cedera kulit, pasien harus dinasihati agar tidak mencubit atau menggaruk daerah yang sakit. Tindakan untuk mencegah kekeringan kulit perlu dianjurkan karena kulit yang kering akan memperburuk keadaan psoriasis. Tindakan yang membasu lesi yang terlampau sering akan menabah rasa sakit dan pembentukan sisik. Air yang harus hangat dan tidak panas; kulit […]