Home» Arsip » komunikasi sbar

Ulasan tentang komunikasi sbar

Published on 4 September 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang komunikasi sbar dan informasi lain yang berkaitan dengan komunikasi sbar.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang komunikasi sbar yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi komunikasi sbar terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Komunikasi Verbal

Jenis komunikasi yang paling lazim digunakan dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah pertukaran informasi secara verbal terutama pembicaraan dengan tatap muka. Komunikasi verbal biasanya lebih akurat dan tepat waktu. Kata- kata adalah alat atau simbol yang dipakai untuk mengekspresikan ide atau perasaan, membangkitkan respon emosional, atau menguraikan obyek, observasi dan ingatan. Sering juga untuk […]

Komunikasi Non-Verbal

Komunikasi non-verbal adalah pemindahan pesan tanpa menggunakan kata- kata. Merupakan cara yang paling meyakinkan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Perawat perlu menyadari pesan verbal dan non-verbal yang disampaikan klien mulai dari saat pengkajian sampai evaluasi asuhan keperawatan, karena isyarat non-verbal menambah arti terhadap pesan verbal. Perawat yang mendektesi suatu kondisi dan menentukan kebutuhan asuhan […]

Mempertahankan Nutrisi yang Adekuat dan Meningkatkan Komunikasi Pasien Rekonstruktif Fasial

Mempertahankan Nutrisi yang Adekuat. Sesudah edema oral dan faring berkurang, luka insisi serta tempat pemasangan flap tampak sembuh, dan pasien telah mampu menelan air ludahnya, maka kepada pasien dapat ditawarkan minuman, yang kemudian diikuti oleh pembeian makanan lunak. Apabila pasien tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya lewat jalur oral, pemberian nutrisi parenteral total (infus nutrien, air […]

Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Individu: Tahap Perkenalan

Perkenalan merupakan kegiatan yang saudara lakukan saat pertama kali bertemu atau kontak dengan pasien. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah: a. Memberi salam • Assalamu’alaikum/selamat pagi/siang/sore/malam atau sesuai dengan latar belakang sosial budaya spiritual pasien, disertai dengan mengulurkan tangan untuk jabatan tangan. Pasien gangguan jiwa mungkin tidak menjawab salam dan uluran tangan saudara.

Tehnik Komunikasi Terapeutik

Tiap klien tidak sama oleh karena itu diperlukan penerapan tehnik berkomunikasi yang berbeda pula. Tehnik komunikasi berikut ini, treutama penggunaan referensi dari Shives (1994), Stuart & Sundeen (1950) dan Wilson & Kneisl (1920), yaitu:

Sikap Dalam Berkomunikasi

Komunikasi merupakan komponen dasar dari hubungan antar manusia dan meliputi pertukaran informasi, perasaan, pikiran dan perilaku antara dua orang atau lebih. Komunikasi mempunyai dua tujuan, yaitu untuk pertukaran informasi dan mempengaruhi orang lain.

Komunikasi Terapeutik, Pengenalan Tahap Orientasi

Tahap orientasi dilaksanakan pada awal pertemuan kedua dan seterusnya. Tujuan tahap orientasi adalah mengevaluasi kondisi pasien, memvalidasi rencana yang telah Perawat buat sesuai dengan keadaan pasien saat ini dan mengevaluasi hasil tindakan yang lalu. Umumnya dikaitkan dengan hal yang telah dilakukan bersama pasien. a. Memberi salam • Assalamu’alaikum/selamat pagi/siang/sore/malam Tuti.

Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Individu: Tahap Pra Interaksi

Sebelum bertemu dengan pasien saudara perlu mengevaluasi diri tentang kemampuan yang saudara miliki. Jika saudara merasa tidak siap maka saudara perlu membaca kembali, diskusi dengan teman sekelompok atau dengan tutor. Jika saudara telah siap, maka saudara membuat rencana interaksi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu : evaluasi diri, penetapan perkembangan interaksi […]

Komunikasi Perawat dalam Mengkaji Masalah Kulit

Riwayat Kesehatan Pasien Pada saat merawat pasien dengan gangguan dermatologik, perawat dapat mendapatkan informasi penting melalui riwayat melalui kesehatan pasien dan observasi langsung. Dalam banyak kasus, pasien atau keluarganya merasa lebih nyaman berbicara dengan perawat dan menyampaikan informasi penting yang mungkin disimpannya atau lupa di sampaikan ketika berbicara dengan dokter atau petugas kesehatan yang lain. […]

Konsep Dasar Keperawatan Perioperatif

Tindakan operasi atau pembedahan, baik elektif maupun kedaruratan adalah peristiwa kompleks yang menegangkan. Kebanyakan prosedur bedah dilakukan di kamar operasi rumah sakit, meskipun beberapa prosedur yang lebih sederhana tidak memerlukan hospitalisasi dan dilakukan di klinik-klinik bedah dan unit bedah ambulatori. Individu dengan masalah kesehatan yang memerlukan intervensi pembedahan mencakup pula pemberian anastesi atau pembiusan yang […]

Askep Dengan Payah Jantung , Odem Paru dan Gagal Nafas

A. Konsep dasar Gagal nafas yang terjadi pada klien dengan hard heart failure merupakan suatu proses sistematis yang biasanya merupakan peristiwa yang panjang dan berakhir dengan kegagalan fungsi jantung yang memicu terjadinya bendungan pada paru sehingga terjadi “dead space” yang berakibat kegagalan ventilasi alveolar.(Paul L.Marino 1991)

Konsep Sehat Sakit Menurut Budaya Masyarakat

Istilah sehat mengandung banyak muatan kultural, sosial dan pengertian profesional yang beragam. Dulu dari sudut pandangan kedokteran, sehat sangat erat kaitannya dengan kesakitan dan penyakit. Dalam kenyataannya tidaklah sesederhana itu, sehat harus dilihat dari berbagai aspek. WHO melihat sehat dari berbagai aspek. Definisi WHO (1981): Health is a state of complete physical, mental and social […]

Diagnosis Keperawatan Pasien Bedah Rekonstruktif

Berdasarkan data-data hasil pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan pasien yang utama dapat mencakup : 1. Bersihan jalan nafas tidak efektif yang berhubungan dengan sekret trakeobronkial. 2. Nyeri yang berhubungan dengan endema fasial dan efek dari prosedur bedah. 3. Perubahan nutrisi: kurang dari kebutuhan yang berhubungan dengan perubahan fisiologis rongga mulut, pengeluaran air liur yang berlebihan, gangguan […]

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Retardasi Mental

A. Pengertian Retardasi mental (RM) adalah suatu keadaan dimana seseorang memiliki kemampuan mental yang tidak mencukupi (WHO). Retardasi mental adalah kelainan fungsi intelektual yang subnormal terjadi pada masa perkembangan dan berhubungan dengan satu atau lebih gangguan dari maturasi, proses belajar dan penyesuaian diri secara sosial. RM adalah suatu keadaan yang di tandai dengan fungsi intelektual […]

Strategi Koping Pada Perawatan Luka Bakar

Memperkuat Strategi Koping Dalam fase akut perawatan luka bakar, pasien sedang berhadapan dengan realitas trauma luka luka bakar dan berduka karena mengalami kehilangan yang nyata. Depresi, regresi dan perilaku manipulative merupakan mekanisme koping yang lazim digunakan oleh pasien-pasien luka bakar. Menolak partisipasi yang diperlukan dalam penanganan luka bakar dan perilaku regresi harus dipandang dengan pergentian […]

Meredakan Nyeri dan Mengurangi Ansietas Pasien NET

Meredakan Nyeri. Perawat menilai rasa nyeri yang dialami pasien, karakteristiknya, setiap faktor yang mempengaruhi nyeri tersebut dan respons perilaku pasien. Preparat analgesik yang diprogramkan diberikan, dan perawat harus mengamati serta mencatat peredaan nyeri dan setiap effek samping yang timbul. Penjelasan yang rinci dan bicara yang lembut kepada pasien pada saat terapi dilaksanakan dapat mengurangi kecemasan […]

Pendekatan Psikososial Untuk Pasien Gangguan Pendengaran

Gangguan pendengaran dapat menyebabkan perubahan kepribadian dan sikap, kemampuan berkomunikasi, kepekaan terhadap lingkungan dan bahkan kemampuan untuk melindungi diri sendiri. Di dalam ruang kelas, pelajar dengan gangguan pendengaran dapat menunjukkan ketidak tertarikan, kurang perhatian dan kegagalan. Orang akan merasa terasing di rumah karena ketidak mampuannya medengar bunyi lonceng, dengungan lemari es, suara burung yang berkicau […]

Askep Retardasi Mental

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Retardasi mental merupakan masalah dunia dengan implikasi yang besar terutama bagi Negara berkembang. Diperkirakan angka kejadian retardasi mental berat sekitar 0,3% dari seluruh populasi dan hampir 3% mempunyai IQ dibawah 70. Sebagai sumber daya manusia tentunya mereka tidak bias dimanfaatkan karena 0,1% dari anak-anak ini memerlukan perawatan, bimbingan serta […]

Memperbaiki Konsep Diri dan Meningkatkan Koping Keluarga Pasien Pembedahan Rekonstruksi

Memperbaiki Konsep Diri Keberhasilan dalam rehabilitasi pasien yang menjalani pembedahan rekonstruksi tergantung pada hubungan antara pasien dan perawat, dokter serta petugas kesehatan lainnya. Sikap saling percaya, saling menghormati dan jalur komunikasi yang jelas merupakan unsur-unsur esensial. Perawatan yang tidak bergegas akan memberikan rasa tentram dan dukungan secara emosional kepada pasien. Kerapkali jenis kasa pembalut yang […]

Asuhan Keperawatan Klien Kanker Laring

Kanker laring juga dapat disebut karsinoma laring. Kebanyakan kanker laring adalah karsinoma sel skuamosa, yang mencerminkan asal-usul mereka dari sel-sel skuamosa yang merupakan mayoritas dari epitel laring. Kanker dapat berkembang di setiap bagian dari laring, namun angka kesembuhan dipengaruhi oleh lokasi tumor. Kanker laring adalah keganasan yang terjadi pada sel skuamosa laring Anatomi dan Fisiologi […]