Teori dan Empat Konsep Dasar Roger

Martha E. Roger mengemukakan empat konsep besar. Beliau menghadirkan lima asumsi tentang manusia. Tiap orang dikatakan sebagai suatu yang individu utuh. Manusia dan lingkungan selalu saling bertukar energi.
[Selengkapnya...]

Sistem Pembuluh Darah Jantung

Keseluruhan sistem peredaran (sistem kardiovaskuler) terdiri dari arteri, arteriola, kapiler, venula dan vena. Arteri Arteri berfungsi untuk transportasi darah dengan tekanan yang tinggi ke seluruh jaringan tubuh. Dinding
[Selengkapnya...]

Pemeriksaan Laboratorium Penyakit Chancroid

A. Pemeriksaan langsung Pemeriksaan langsung dapat dilakukan dengan pewarnaan gram, giemsa 8 atau mikroskop elektron. Indentifikasi yang cepat dapat dilakukan dengan pewamaan methylnpyronine Pappenheim dan Unna, juga dapat
[Selengkapnya...]

Konsep Dasar Keperawatan Gawat Darurat

I. Defenisi Keparawatan gawat darurat adalah pelayanan profesioanal keperawatan yang di berikan pada pasien dengan kebutuhan urgen dan kritis. Namun UGD dan klinik kedaruratan sering di gunakan untuk
[Selengkapnya...]

Asuhan Keperawatan Anemia

Pengertian Anemia Anemia adalah gejala dari kondisi yang mendasari, seperti kehilangan komponen darah, elemen tak adekuat atau kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, yang mengakibatkan
[Selengkapnya...]

Defenisi Keperawatan Menurut Martha E. Rogers.

Defenisi Keperawatan Menurut Martha E. Rogers. Keperawatan adalah ilmu humanisti/humanitarian yang menggambarkan dan memperjelas bahwa manusia dalam strategi yang utuh dan dalam perkembangan hipotesis secara umum dengan memperkirakan
[Selengkapnya...]

Asuhan Keperawatan Syok Hipovolemik

Syok adalah kondisi hilangnya volume darah sirkulasi efektif. Kemudian diikuti perfusi jaringan dan organ yang tidak adekuat, yang akibat akhirnya gangguan metabolik selular. Pada beberapa situasi kedaruratan adalah
[Selengkapnya...]

Aplikasi Teori Orem dalam Keperawatan

Menurut Orem asuhan keperawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setiap orang mempelajari kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu memenuhi kebutuhan hidup, memelihara kesehatan dan kesejahteraan. Teori ini
[Selengkapnya...]

Pemeriksaan Fisik Pada Kulit

Pengkajian kulit melibatkan seluruh area kulit, termasuk membran mukosa, kulit kepala dan kuku. Kulit merupakan cermin dari kesehatan seseorang secara menyeluruh dan perubahan yang terjadi pada kulit umumnya
[Selengkapnya...]

Jaundice dan Pengobatannya

Kata jaundice berasal dari bahasa Perancis, dari kata jaune yang berarti kuning. Sakit kuning (jaundice) yang juga dikenal dengan ikterus adalah perubahan warna kulit, sklera mata atau jaringan
[Selengkapnya...]

Konsep Dasar Keperawatan Perioperatif

Tindakan operasi atau pembedahan, baik elektif maupun kedaruratan adalah peristiwa kompleks yang menegangkan. Kebanyakan prosedur bedah dilakukan di kamar operasi rumah sakit, meskipun beberapa prosedur yang lebih sederhana
[Selengkapnya...]

Keperawatan Klien Dengan Stroke

Stroke dapat didefinisikan sebagai defisit neurologi yang yang mempunyai awitan mendadak dan berlangsung 24 jam sebagai akibat dari Cerebrovaskular Disease ( CVD), yaitu gangguan neurology yang sering terjadi
[Selengkapnya...]

Struktur dan Ruang Jantung

Jantung terletak didalam rongga mediastinum dari ronga dada (toraks) diantara kedua paru. Selaput yang melapisi jantung disebut perikardium yang terdiri atas 2 lapisan: • Perikardium parietalis, yaitu lapisan
[Selengkapnya...]

Otot dan Suplai Darah Mata

Otot Mata Gerakan mata dikontrol oleh enam otot ekstraokuler, yang masuk ke sclera dan dipersarafi oleh SO III, IV, dan VI. Otot rektus lateralis melakukan abduksi dan otot
[Selengkapnya...]

Model dan Konsep Keperawatan

Model adalah contoh, menyerupai, merupakan pernyataan simbolik tentang fenomena, menggambarkan teori dari skema konseptual melalui penggunaan symbol dan diafragma. Konsep adalah suatu keyakinan yang kompleks terhadap suatu obyek,
[Selengkapnya...]

Prosedur Cara Pemberian Kemoterapi

Sitostatika adalah suatu pengobatan untuk mematikan sel – sel secara fraksional ( fraksi tertentu mati), sehingga 90 % berhasil daan 10 % tidak berhasil. (Hanifa Wignjosastro, 1997) Tujuan
[Selengkapnya...]