Home» Arsip » bagan penanganan syok anafilaksis

Ulasan tentang bagan penanganan syok anafilaksis

Published on 29 August 2015 by INFOKEPERAWATAN.COM


INFOKEPERAWATAN.COM - Inilah ulasan lengkap tentang bagan penanganan syok anafilaksis dan informasi lain yang berkaitan dengan bagan penanganan syok anafilaksis.

Meskipun saat ini sangat banyak informasi tentang bagan penanganan syok anafilaksis yang tersedia di internet, tetapi sebagian besarnya kurang jelas dan tidak cukup akurat.

Karena itulah, kami menyajikan informasi bagan penanganan syok anafilaksis terlengkap sebagai rujukan untuk Anda. Kami berharap informasi yang kami sajikan berikut ini bermanfaat untuk Anda.

Penatalaksanaan Syok Hipovolemik

Perdarahan merupakan penyebab tersering dari syok pada pasien-pasien trauma, baik oleh karena perdarahan yang terlihat maupun perdarahan yang tidak terlihat. Perdarahan yang terlihat, perdarahan dari luka, atau hematemesis dari tukak lambung. Perdarahan yang tidak terlihat, misalnya perdarahan dari saluran cerna, seperti tukak duodenum, cedera limpa, kehamilan di luar uterus, patah tulang pelvis, dan patah tulang […]

Asuhan Keperawatan Syok Hipovolemik

Syok adalah kondisi hilangnya volume darah sirkulasi efektif. Kemudian diikuti perfusi jaringan dan organ yang tidak adekuat, yang akibat akhirnya gangguan metabolik selular. Pada beberapa situasi kedaruratan adalah bijaksana untuk mengantisipasi kemungkinan syok. Seseorang dengan cidera harus dikaji segera untuk menentukan adanya syok. Penyebab syok harus ditentukan (hipovolemik, kardiogenik, neurogenik, atau septik syok). Syok adalah […]

Efek Syok Luka Bakar Pada Cairan dan Volume Darah

Efek Pada Cairan, Elektrolit, dan Volume Darah Volume darah yang beredar akan menurun secara dramatis pada saat terjadi syok luka bakar. Di samping itu, kehilangan cairan akibat evaporasi lewat luka bakar dapat mencapai 3 hingga 5 L atau lebih selama periode 24 jam sebelum permukaan kulit yang terbakar ditutup. Selama syok luka bakar, respons kadar […]

Penatalaksanaan Kehilangan Cairan dan Syok Pasien Luka Bakar

Pemindahan ke Unit Luka Bakar Dalam dan luasnya luka bakar perlu dipertimbangkan dalam menentukan apakah pasien harus dipindahkan ke unit atau rumah sakit khusus luka bakar. Bagan 55-1 memuat daftar criteria yang dikeluarkan oleh perhimpunan Luka Bakar Amerika untuk rujukan ke rumah sakit khusus luka bakar setelah dilakukan pengkajian dan penatalaksanaan pendahuluan. Jika pasien akan […]

Pemantauan dan Penatalaksanaan Komplikasi Potensial Luka Bakar

Gagal Napas Akut. Jika pasien memiliki saluran napas yang paten dan respirasi yang spontan, perawat harus melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap tanda-tanda cedera inhalasi seperti bertambahnya keparauan suara, stridor (pernapasan yang berbunyi), frekuensi dan dalamnya respirasi abnormal, atau perubahan mental yang disebabkan oleh hipoksia. Pengkajian keperawatan mencakup peninjauan terhadap hasil-hasil laboratorium dan pemeriksaan sinar-x. Meskipun […]

Penanganan Luka Bakar

Pengkajian terhadap luas permukaan tubuh yang terbakar dan dalamnya luka bakar diselesaikan. Luka bakar derajat-dua dan–tiga dicatat pada diagram penilaian luka bakar. Pengkajian ini dilaksanakan sesudah eksudat dan debris dibersihkan dengan hati-hati dari luka bakar. Pengkajian harus sering diulangi melalui perawatan luka bakar. Pembuatan foto-foto luka bakar dilakukkan pada saat pertama dan secara berkala di […]

Ansietas Pada Pasien Luka Bakar

Normalnya, pasien luka bakar dan keluarganya akan mengalami stress emosional dan ansietas yang hebat. Kendati demikian, tingkat ansietas yang tinggi pada pasien luka bakar fase darurat harus dihindari dengan dua alasan: 1. Ansietas akan meningkatkan rasa nyeri fisik dan psikologik yang berkaitan dengan luka bakar dan 2. Tingkat ansietas yang tinggi lebih lanjut akan meningkatkan […]

Respons Kardiovaskuler Pada Luka Bakar

Curah jantung akan menurun sebelum perubahan yang signifikan pada volume darah terlihat dengan jelas. Karena berlanjutnya kehilangan cairan dan berkurangnya volume vaskuler, maka curah jantung akan terus turun dan terjadi penurunan tekanan darah. Keadaan ini merupakan awitan syok luka bakar. Sebagai respons, sistem saraf simpatik akan melepaskan katekolamin yang meningkatkan resistensi parifer (vasokonstriksi) dan frekuensi […]

Penanganan Komplikasi Pemfigus Vulgaris

Infeksi dan Sepsis Pasien rentan terhadap infeksi karena terganggunya fungsi barrier pada kulit. Bullae juga mudah mengalami infeksi, dan sepsis bisa terjadi kemudian. Kebersihan kulit harus dijaga untuk mengurangi debris serta kulit yang mati dan mencegah infeksi. Infeksi sekunder dapat disertai bau yang menusuk daerah lesi oral. Candida albicans dalam mulut sering ditemukan pada pasien-pasien […]

Strategi Koping Pada Perawatan Luka Bakar

Memperkuat Strategi Koping Dalam fase akut perawatan luka bakar, pasien sedang berhadapan dengan realitas trauma luka luka bakar dan berduka karena mengalami kehilangan yang nyata. Depresi, regresi dan perilaku manipulative merupakan mekanisme koping yang lazim digunakan oleh pasien-pasien luka bakar. Menolak partisipasi yang diperlukan dalam penanganan luka bakar dan perilaku regresi harus dipandang dengan pergentian […]

Pemantauan dan Penanganan Melanoma Metastatik

Metastasis. Prognosis melanoma malignan berhubungan dengan dalamnya invasi pada dermis dan tebalnya lesi tersebut. Semakin dalam dan semakin tebal (> 4 mm) melanoma, semakin besar kemungkinan terjadinya metastasis. Jika melanoma tumbuh secara radial (horizontal) dan ditandai oleh pertumbuhan parifer dengan invasi dermal yang minimal atau tanpa invasi dermal, maka prognosisnya cukup baik. Kalau melanoma tersebut […]

Pemantauan dan Penanganan Komplikasi Nekrolisis Epidermis Toksik

Sepsis Penyebab utama kematian akibat  NET adalah infeksi, dan lokasi infeksi yang paling sering adalah kulit serta permukaan mukosa, paru-paru dan darah. Mikroorganisme paling sering terlibat mencakup Staphylococcus aureus, Psuedomonas, Klebsiella, Escherichiacoli, Serratia dan Candida. Pemantauan yang  ketat terhadap tanda-tanda vital dan pencatatan setiap perubahan yang serius pada fungsi respiratorius, renal atau gastrointestinal dapat mendeteksi […]

Pemantauan dan Penanganan Komplikasi Potensial Psoriasis

Artritis Psoriatik Diagnosis psoriasis, khususnya jika disertai dengan komplikasi artritis, biasanya sulit ditegakkan. Artritis psoriatik yang mengenai sendi-sendi sakroiliaka dan distal jari-jari tangan mungkin terlewartkan, khususnya jika pasien ditemukan dengan diagnosis lesi psoriatik tipikal yang sudah ditegakkan. Sebaliknya, pasien yang mengeluhkan gangguan rasa nyaman yang ringan dan beberapa gejala pitting (pembentukan lubang-lubang kecil) pada kuku […]

Penanganan dan Hasil yang Diharapkan Perawatan Akne

Jaringan Parut. Pencegahan sikatriks (jaringan parut) merupakan tujuan akhir terapi. Kemungkinan pembentukan sikatriks akan bertambah besar dengan semakin tingginya derajat akne. Akne derajat III-IV (dengan komedo, papula atau pustula berjumlah 25 hingga lebih dari 50) biasanya memerlukan terapi dalam waktu yang lebih lama dengan antibiotik sistemik atau isotretinoin (Accutane). Kepada pasien harus diingatkan bahwa penghentian […]

Masalah dan Penanganan Psikologis Perawat Pasien HIV

Masalah emosi dan etis bagi perawat Perawat dari segala bidang pekerjaan dapat diminta untuk memberikan perawatan kepada penderita infeksi HIV. Dalam melaksanakan perawatan, mereka bukan saja menghadapi tantangan fisik penyakit yang bersifat epidemic ini tetapi juga masalah emosi dan etis. Kekhawatiran yang dikemukakan oleh para professional kesehatan meliputi persoalan seperti perasaan takut tertular, pertanggung jawaban […]

Penanganan dan Perawatan Kulit Dengan Pulsed Dye Laser

Pulsed-Dye Laser Sinar laser dengan panjang gelombang yang bervariasi (tunable pulse-dye laser) merupakan laser mutakhir yang tersedia bagi pembedahan dermatologik. Jenis laser ini terutama bermanfaat untuk menangani lesi vaskuler kulit (port-wine stains, telangiektasia). Proteksi mata yang digunakan dalam terapi laser organ dan CO2 tidak cukup memberikan perlindungan jika yang digunakan adalah pulse-dye laser. Kacamata khusus, […]

Efek yang Merugikan dari Pemberian Gama Globulin IV

Reaksi terhadap pemberian gama globulin intramuskuler mencakup keluhan nyeri lipat paha, gejala menggigil dan perasaan berat pada dada. Reaksi tersebut akan berakhir dengan sedikit kenaikan suhu tubuh. Lebih lanjut, hipertensi dapat terjadi pada reaksi yang berat. Reaksi terhadap pemberian gama globulin intrevena umumnya tidak begitu berat dan dapat dikendalikan dengan mengurangi kecepatan infus. Pasien dengan […]

Konsep Dasar Keperawatan Gawat Darurat

I. Defenisi Keparawatan gawat darurat adalah pelayanan profesioanal keperawatan yang di berikan pada pasien dengan kebutuhan urgen dan kritis. Namun UGD dan klinik kedaruratan sering di gunakan untuk masalah yang tidak urgen. Yang kemudian filosopi tentang keperawatan gawat darurat menjadi luas, kedaruratan yaitu apapun yang di alami pasien atau keluarga harus di pertimbangkan sebagai hedaruratan […]

Asuhan Keperawatan pada Pasien Hipovolemik

Hipovolemik adalah keadaan volume darah menurun, khususnya volume plasma darah. Syok hipovolemik mengacu pada suatu kondisi medis atau bedah dimana terjadi kehilangan cairan dengan cepat mengakibatkan kegagalan organ multiple karena perfusi yang tidak memadai. Syok hipovolemik Kebanyakan adalah sekunder untuk kehilangan darah yang cepat (syok hemoragik). Trauma tembus atau gangguan pencernaan yang parah adalah dua […]

Asuhan Keperawatan Pankreatitis Kronik

Berbagai gaya hidup yang tidak sehat sekarang ini sering memunculkan berbagai macam kondisi yang memengarui system kerja tubuh. Termasuk dalam sisitem endokrin. Salah satu yang akan kita munculkan yaitu pancreatitis, dimana pancreatitis dapat kita bagi dalam massa akut dan kronis dimana jelas dipengaruhi dari rentan waktu awitan gejala bermunculan. Pancreatitis dapat terjadi atas berbagai factor, […]